
SAMPIT, Supersemar News – Warga sekitar Masjid Nur Qulbo di Jalan Pramuka KM 1, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), digegerkan dengan suara alarm masjid yang berbunyi sekitar pukul 00.00 WIB, Sabtu (11/10/2025) malam. Berbondong-bondong warga mendatangi lokasi masjid setelah mendengar suara alarm tersebut.
Ketua Yayasan dan Takmir Masjid Nur Qulbo, Ustadz H.Sarifuddin, menjelaskan bahwa warga sekitar masjid ramai mendatangi lokasi setelah mendengar alarm masjid berbunyi. “Warga geram dengan adanya kotak amal yang sering dicuri maling. Beberapa warga ada juga yang membawa pentungan dan kayu untuk mengejar maling,“ kata Ustadz Sarifuddin.

Ustadz Sarifudin mengungkapkan bahwa pengurus masjid telah memasang alarm di kotak amal sebagai upaya pencegahan pencurian. “Di masjid kami sering sekali dibobol maling, baik itu kotak amal maupun peralatan masjid lainnya, jadi kami sebagai pengurus masjid mencari solusi untuk memasangkan alarm di kotak amal tersebut pada jam malam hari,“ ujarnya.
Ustadz Sarifuddin juga khawatir jika warga berhasil menemukan maling, maka akan terjadi tindakan main hakim sendiri. “Kita takut warga setelah berhasil menemukan maling, akhirnya main hakim sendiri. Kami sudah memeriksa kotak amal tersebut, tidak ada barang yang hilang, mungkin maling nya ngga sempat mencuri, karena warga ramai langsung berdatangan setelah alarm itu berbunyi,“ jelasnya.
Ustadz Sarifuddin juga memberikan pesan kepada maling agar tidak berani lagi mencuri kotak amal di masjid tersebut. “Kepada maling, jangan berani lagi mencoba mengambil atau mencuri kotak amal di masjid kami, saya takutnya warga kami sudah geram sekali dengan perilaku seperti ini, akhirnya warga menghakimi, dengan memuaskan amarahnya,“ pungkasnya.
(FAUJI/Supersemar News)
