BANDUNG, Supersemar News – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi jabatan perwira tinggi melalui mutasi terbaru. Salah satu posisi strategis yang mengalami pergantian adalah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, yang kini dijabat oleh Irjen Pol Pipit Rismanto. Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/960/V/KEP./2026 tertanggal 7 Mei 2026 yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Anwar. Dalam mutasi ini, terdapat sembilan kapolda dan puluhan pejabat utama lainnya yang mengalami rotasi jabatan.
‎
‎Irjen Pol Pipit Rismanto dipercaya menggantikan Irjen Pol Rudi Setiawan yang kini dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Bareskrim Polri.
‎
‎Kepala Bidang Humas Polda Bangka Belitung Kombes Agus Sugiyarso membenarkan rekam jejak Pipit yang pernah bertugas di wilayah tersebut.
‎
‎”Iya sebelum di Kalimantan Barat beliau pernah di Bangka,” kata Agus saat dihubungi, Sabtu (9/5/2026). Bagaimana profil dan rekam jejak karier Irjen Pipit Rismanto? Pipit Rismanto merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1994 dan memiliki latar belakang pendidikan S.I.K. serta M.H. Ia lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.
‎
‎Kariernya di kepolisian terbilang panjang dan beragam, terutama dalam penanganan kasus-kasus kriminal khusus. Beberapa jabatan yang pernah diemban antara lain: Kapolres Bangka pada 2011 saat berpangkat AKBP Wadirresnarkoba Polda Sumatera Barat pada 2013 Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung pada 2015 Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020 Dirtipidter Bareskrim Polri pada 2021 Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023 hingga Mei 2026. Selama menjabat di Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, Pipit dikenal menangani berbagai kasus strategis yang menjadi perhatian nasional.
‎
‎Apa saja kasus besar yang pernah ditangani? Salah satu tugas penting yang pernah diemban Pipit adalah memimpin tim khusus dalam penyelidikan kasus gagal ginjal akut pada anak yang dikaitkan dengan peredaran obat batuk sirup. Selain itu, ia juga terlibat dalam penanganan kasus tambang ilegal yang sempat menjadi sorotan publik. Kasus tersebut mencuat setelah adanya pengakuan dari Ismail Bolong terkait dugaan aliran dana dalam praktik tambang ilegal.
‎
‎Penanganan kasus tambang ini bahkan sempat menjadi perhatian pengamat kepolisian, termasuk dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS). Mutasi Pipit Rismanto ke posisi Kapolda Kalimantan Barat sebelumnya sempat mendapat sorotan. Hal ini berkaitan dengan penanganan kasus tambang ilegal yang dinilai belum sepenuhnya tuntas. Bagaimana harta kekayaan Irjen Pipit Rismanto? Berdasarkan data LHKPN, total harta kekayaan Irjen Pipit Rismanto mencapai sekitar Rp 9,7 miliar. Rinciannya meliputi:
‎
‎Tanah dan bangunan senilai Rp 8,9 miliar Kendaraan berupa mobil senilai Rp 310 juta Harta bergerak lainnya Rp 74 juta Kas dan setara kas sekitar Rp 450 juta. Tidak tercatat adanya utang dalam laporan kekayaan tersebut.