Paylater dan Pinjol Tumbuh Pesat, OJK Ingatkan Risiko Konsumen

- Jurnalis

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

JAKARTA, Supersemar News – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah makin mudahnya akses pembiayaan digital. Kemudahan teknologi finansial tersebut dinilai harus berjalan selaras dengan pemahaman risiko serta ukur imbang kemampuan membayar dari para konsumen.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, menegaskan pentingnya keseimbangan antara kemudahan akses dan tingkat literasi masyarakat.

“Kemudahan akses pembiayaan digital harus diimbangi dengan literasi yang memadai, pemahaman risiko, serta kemampuan memenuhi kewajiban agar manfaat teknologi keuangan dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan,” kata Agusman dikutip Antara, Minggu (25/10/2026).

Ia menambahkan, transformasi teknologi telah merevolusi kecepatan proses pengajuan pinjaman secara drastis dibandingkan mekanisme konvensional.

Baca Juga :  BMKG: Warna Merah di Peta NASA Bukan Berarti Udara Jakarta Berbahaya

“Pembiayaan digital memungkinkan proses yang sebelumnya membutuhkan waktu berbulan-bulan menjadi hitungan detik melalui pemanfaatan teknologi, artificial intelligence (kecerdasan buatan) dan machine learning dalam analisis kelayakan pembiayaan,” jelas Agusman.

Pendorong UMKM dan Solusi Keterbatasan Akses

Menurut Agusman, layanan pembiayaan berbasis digital memegang peran strategis dalam memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi sektor produktif serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kemudahan pendanaan ini menjadi modal penting untuk mendongkrak produktivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional secara merata.

“Ketika akses keuangan konvensional sulit menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pembiayaan digital hadir untuk memperluas akses keuangan, sepanjang tersedia konektivitas dan infrastruktur digital,” terangnya.

Potensi besar sektor ini terekam dalam lonjakan data kinerja hingga Agustus 2026. Baki debet layanan buy now pay later(BNPL) yang disalurkan perusahaan pembiayaan melesat 36,57% secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp 13,61 triliun, yang tersebar di 27,71 juta rekening.

Baca Juga :  Duta Besar Palestina Ajak Masyarakat Jakarta Hadiri Budayantara Fest 2026

Di saat bersamaan, outstanding pembiayaan pinjaman daring (pindar) juga melambung 22,07% (yoy) menjadi Rp 106,94 triliun. Layanan ini mencatatkan total 189,77 juta akun pengguna, yang terdiri dari 3,02 juta pemberi pinjaman (lender) dan 186,75 juta penerima pinjaman (borrower).

Guna mengimbangi pesatnya pertumbuhan industri tersebut, Agusman menekankan krusialnya penerapan tata kelola yang bersih serta skema perlindungan konsumen yang tangguh. OJK berkomitmen memperketat pengawasan demi memitigasi potensi ancaman penipuan (fraud), penyalahgunaan data pribadi, dan kerugian konsumen.

Sumber : Liputan 6

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Suami Siri Jadi Tersangka
Anak Muda Nongkrong Larut Malam di Banjarmasin di Datangi Polisi dan Diberi Pembinaan
Bareskrim Polri Bersinergi dengan Kemenhut, Buru Tersangka Kasus Dugaan Kejahatan Kehutanan di Jambi-Sumsel
PANGKORMAR PIMPIN SERTIJAB ASLOG, LANJUTKAN ESTAFET PENGABDIAN KORPS MARINIR
Menunggu LHKPN Tak Sekadar Formalitas: Dorong Sanksi dan Ancaman Rampas
Polda Banten Tegaskan Kapolresta Tangerang Tidak Ditahan Mabes Polri
Promotor Apresiasi Pemerintah usai Konser Andrea Bocelli Bisa Digelar di RI
Pernyataan Lengkap Pertemuan Menlu RI & Menlu Singapura
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Polda Jatim Ungkap Dugaan Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Suami Siri Jadi Tersangka

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:19 WIB

Anak Muda Nongkrong Larut Malam di Banjarmasin di Datangi Polisi dan Diberi Pembinaan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Bareskrim Polri Bersinergi dengan Kemenhut, Buru Tersangka Kasus Dugaan Kejahatan Kehutanan di Jambi-Sumsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:20 WIB

PANGKORMAR PIMPIN SERTIJAB ASLOG, LANJUTKAN ESTAFET PENGABDIAN KORPS MARINIR

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:33 WIB

Menunggu LHKPN Tak Sekadar Formalitas: Dorong Sanksi dan Ancaman Rampas

Berita Terbaru