SAMPIT, Supersemar News – Dugaan praktek adanya aktivitas pelangsiran bahan bakar bersubsidi yang terjadi di SPBU 6474316 Pelangsian, Jalan HM Arsyad Km 8, Kelurahan Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.
Dalam hal tersebut, awak media melakukan klarifikasi dengan pihak terkait. Sebelumnya, ada temuan riwayat transaksi dispanser Spbu pelangsian pada tanggal 17 oktober 2026 tercatat sejumlah barkode dengan nopol yang sama melakukan pengisian berulang kali dengan barkode nopol AG 8128 RM melakukan pengisian Pertalite sebanyak 4 kali dalam sehari.
Pengawas lapangan SPBU pelangsian Edy, saat awak media melakuka konfirmasi melalui via WhatsApp, namun, tidak memberi jawaban.
Selanjutnya, pada Jumat (30/10/2026), awak media mengkonfirmasikan persoalan tersebut kepada Maulana Malik selaku Integrated Terminal Manager Pertamina Sampit. Ia menyampaikan bahwa persoalan tersebut bukan dalam kapasitasnya untuk memberikan penjelasan.
Lalu, Maulana Malik mengarahkan awak media agar meminta keterangan kepada bagian Sales Branch Manager (SBM) yang memiliki kewenangan terkait persoalan tersebut. Namun, pihak SBM yang dikonfirmasi sedang menjalankan tugas di luar kota sehingga belum dapat dimintai keterangan.
Dalam kesempatan tersebut, Maulana Malik juga memberikan penjelasan mengenai kondisi pasokan BBM. Ia menyebut antrean di SPBU saat ini sudah stabil.
“Untuk antrean di SPBU saat ini sudah mulai stabil dan persediaan BBM subsidi juga aman. Kalau ada SPBU yang kehabisan stok, pihak Pertamina langsung melakukan pengiriman,” ujar Maulana.
Meski demikian, penjelasan mengenai kondisi pasokan BBM tersebut belum menjawab dugaan praktek pelangsiran di SPBU pelangsian tersebut, Upaya klarifikasi dari pihak terkait masih dilakukan. (Red)












Komentar