Juru bicara Kementrian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

SUPERSEMARNEWS.COM   – Moskow mengkritik keras gagasan yang berkembang di Barat untuk memasok senjata nuklir ke Ukraina.

Juru Bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, menyebut ide itu “gila” dan memperingatkan tindakan tersebut bisa membawa dunia ke ambang bencana.

Menurut laporan New York Times, beberapa pejabat Barat yang tidak disebutkan namanya menyarankan Presiden AS Joe Biden untuk mempertimbangkan opsi itu sebelum masa jabatannya berakhir.

Zakharova menegaskan bahwa semua pemerintahan bertanggung jawab wajib mencegah skenario berbahaya tersebut, yang dia sebut sebagai tindakan “bunuh diri”. 

“Ini kegilaan yang ditawarkan pihak Barat kepada bagian tertentu dari politik Ukraina,” kata Zakharova.

Dia juga menuduh Kyiv menggunakan isu ini sebagai propaganda untuk memeras lebih banyak bantuan dari negara-negara Barat. 

Kremlin menyebut pembahasan di Barat tentang penyediaan senjata nuklir kepada Ukraina sebagai tindakan “sama sekali tidak bertanggung jawab”.

Dmitry Medvedev, pejabat senior keamanan Rusia, memperingatkan bahwa Moskow akan menganggap transfer senjata nuklir semacam itu sebagai serangan terhadap Rusia, yang bisa memicu respons nuklir.

Setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991, Ukraina mewarisi senjata nuklir tetapi menyerahkannya melalui Memorandum Budapest 1994.

Sebagai gantinya, Ukraina dijanjikan jaminan keamanan oleh Rusia, AS, dan Inggris.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluhkan keputusan itu melemahkan negaranya dan mendukung permintaan Ukraina bergabung dengan NATO.

Rusia mengklaim rencana penyerahan senjata nuklir ke Ukraina melanggar stabilitas global dan memicu invasinya.


(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)