Rusia : Usulan Senjata Nuklir untuk Ukraina sebagai Gagasan “Gila”

- Jurnalis

Jumat, 29 November 2024 - 16:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Juru bicara Kementrian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova.

SUPERSEMARNEWS.COM   – Moskow mengkritik keras gagasan yang berkembang di Barat untuk memasok senjata nuklir ke Ukraina.

Juru Bicara Kemenlu Rusia, Maria Zakharova, menyebut ide itu “gila” dan memperingatkan tindakan tersebut bisa membawa dunia ke ambang bencana.

Menurut laporan New York Times, beberapa pejabat Barat yang tidak disebutkan namanya menyarankan Presiden AS Joe Biden untuk mempertimbangkan opsi itu sebelum masa jabatannya berakhir.

Zakharova menegaskan bahwa semua pemerintahan bertanggung jawab wajib mencegah skenario berbahaya tersebut, yang dia sebut sebagai tindakan “bunuh diri”. 

Baca Juga :  Prabowo Minta Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campuran Bioetanol 50%

“Ini kegilaan yang ditawarkan pihak Barat kepada bagian tertentu dari politik Ukraina,” kata Zakharova.

Dia juga menuduh Kyiv menggunakan isu ini sebagai propaganda untuk memeras lebih banyak bantuan dari negara-negara Barat. 

Kremlin menyebut pembahasan di Barat tentang penyediaan senjata nuklir kepada Ukraina sebagai tindakan “sama sekali tidak bertanggung jawab”.

Dmitry Medvedev, pejabat senior keamanan Rusia, memperingatkan bahwa Moskow akan menganggap transfer senjata nuklir semacam itu sebagai serangan terhadap Rusia, yang bisa memicu respons nuklir.

Baca Juga :  Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Korlantas Polri Ziarah ke TMP Kalibata

Setelah runtuhnya Uni Soviet pada 1991, Ukraina mewarisi senjata nuklir tetapi menyerahkannya melalui Memorandum Budapest 1994.

Sebagai gantinya, Ukraina dijanjikan jaminan keamanan oleh Rusia, AS, dan Inggris.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluhkan keputusan itu melemahkan negaranya dan mendukung permintaan Ukraina bergabung dengan NATO.

Rusia mengklaim rencana penyerahan senjata nuklir ke Ukraina melanggar stabilitas global dan memicu invasinya.


(SupersemarNewsTeam)
(R/SanggaBuana)


Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
PSYCHIC FEVER dan Album DIFFERENT: 10 Lagu, Satu Identitas
KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen

Berita Terbaru