
Ilustrasi Balai Kota Bogor. Foto Dok. Pemkot Bogor
SUPERSEMAR NEWS BOGOR — Pemerintah Kota Bogor melanjutkan proyek pemindahan Balai Kota ke Kelurahan Katulampa. Saat ini, Pemkot telah menerima Detail Engineering Design (DED) dari konsultan proyek.
Gedung Pemerintahan Baru
Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, menjelaskan bahwa gedung baru akan berdiri di lahan seluas 6 hektare dengan ketinggian 9 lantai. Lebih lanjut, gedung ini dirancang untuk menampung sebagian besar perangkat daerah, sehingga semua fungsi pemerintahan dapat berada di satu lokasi.
Konsep Kota Cerdas, Hijau, dan Pusaka
Balai Kota Katulampa akan mengintegrasikan identitas Kota Bogor sebagai Kota Cerdas, Kota Hijau, dan Kota Pusaka. Desainnya mengutamakan teknologi pintar, memungkinkan komponen bangunan berfungsi otomatis melalui sensor dan Building Automation System (BAS).
“Gedung ini menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH) dan menggunakan pengaturan berbasis algoritma,” jelas Hery.
Efisiensi dan Koordinasi
Hery menekankan pentingnya gedung terpadu untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi. Selain itu, dengan semua perangkat daerah berada di satu lokasi, kinerja, koordinasi, dan pengambilan keputusan pun akan menjadi lebih cepat.
“Gedung terpadu ini diharapkan menjadi legacy yang mendukung pelayanan publik optimal,” tambahnya.
Menurut Hery, perencanaan kebutuhan luas dan lokasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sangat penting untuk mendukung pelayanan. Selain itu, ia juga menyarankan agar elemen desain mencerminkan identitas Kota Bogor, seperti simbol kujang, sehingga gedung ini dapat menjadi landmark kota.
“Seperti Gedung Sate menjadi ikon Bandung dan Jawa Barat, gedung baru Bogor harus mencerminkan identitas lokal,” katanya.
SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana
