
Sampit, Supersemar news – rumah salah satu warga desa pamalian Kecamatan Kota besi kabupaten Kotawaringin Timur dihujani peluru senapan angin otomatis jenis PGP yang dilakukan oleh pihak keamanan atau security PT TAS 3 Rabu (28/08/2024).
Menurut sarwo, Warga setempat mengatakan pada saat terjadinya penembakan Rumah tersebut dalam keadaan kosong, karena pemiliknya sedang melakukan aktivitas di luar rumaha.
“saya melihat 6 orang pihak keamanan perusahaan PT TAS 3 membawa senapan angin otomatis jenis PCP dengan alasan mengejar pelaku pencurian buah sawit milik PT TAS 3,” jelasnya.
sampai saat ini belum diketahui pasti terkait adanya pelaku pencurian buah sawit milik PT S3 karena tidak ada bukti yang kuat dan saksi yang membenarkan hal Lihat lokasi padat penduduk.
” Tidak ada bukti dan saksi yang melihat terjadinya pencurian buah sawit milik perusahaan, hanya alasan mereka sajasaja, ” Kata Sarno(31/8).
sarno juga menyesalkan perbuatan yang telah dilakukan oleh pihak keamanan perusahaan karena jika benar terjadinya pencurian buah sawit milik perusahaan Kenapa yang harus ditembak rumah warga.
“saya menilai ada unsur kesengajaan untuk penembak rumah tersebut karena sasarannya mengarah ke kamar tidur dan cukup rendah jugajuga, ” Jelasnya.
menurutnya saat terjadi penembakan tersebut ada beberapa kalimat yang dilontarkan oleh para pelaku.
“saya juga mendengar kata-kata yang diucapkan oleh para pelaku diantaranya mati kamu, “ungkapnya.
sampai saat ini pihak kepolisian dari Polsek Kota besi telah melakukan olat TKP dan ditemukan beberapa butir peluru senapan angin yang tersisa dalam rumah.
untuk kasus tersebut kini sudah ditangani oleh Polsek Kota besi dan dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan terhadap security yang melakukan penembakan tersebut.
Sumber : Berita sampit.
Red/ar
