Cak Imin Tegaskan MBG Tetap Jalan Meski Banyak Keracunan

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 04:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
Menko PMK Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menegaskan di hadapan media bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan disetop meski banyak kasus keracunan.

SUPERSEMAR NEWS – JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dihentikan meski banyak kasus keracunan yang muncul di sejumlah daerah.

“Tidak ada rencana penyetopan, saya belum mendengar,” ujar Cak Imin saat ditemui di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025).

Pemerintah Belum Berencana Setop MBG

Cak Imin menegaskan pemerintah tetap mendukung program MBG karena dianggap penting bagi pemenuhan gizi siswa. Ia menekankan, tugas Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai penyelenggara adalah melakukan evaluasi menyeluruh, bukan menghentikan program.

Baca Juga :  KRI Lambung Mangkurat Hantam Sasaran lewat Penembakan Meriam 20 MM di Natuna

“Yang pertama tentu semua jenis kejadian harus dijadikan bahan evaluasi. Yang kena keracunan, yang sistemnya lamban, semuanya harus dibenahi,” katanya.

Desakan Penghentian Program dari ICW

Sementara itu, Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak pemerintah menghentikan sementara MBG. ICW menilai banyaknya laporan keracunan dan lemahnya SOP menunjukkan perlunya evaluasi total.

Baca Juga :  Peredaran 3,8 Kg Sabu Digagalkan Polres Lamandau, Diduga Dua Tersangka Diamankan

Staf Divisi Riset ICW, Eva Nurcahyani, menegaskan pihaknya bersama koalisi masyarakat menuntut audit menyeluruh serta pendampingan bagi penerima manfaat yang mengalami kerugian.

“Kita mendorong program ini dihentikan sementara untuk dievaluasi total, termasuk memberikan pendampingan kepada korban keracunan,” ucap Eva di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Data Kasus Keracunan MBG

Kepala BGN Dadan Hindayana mencatat ada 4.711 kasus keracunan sejak Januari hingga 22 September 2025. Menurutnya, hal ini dipicu oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih baru, kurang pengalaman memasak dalam jumlah besar, hingga perubahan pemasok bahan baku.

Evaluasi Bersama DPR

Cak Imin memastikan pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan mengevaluasi MBG secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SATGAS YONIF 3 MARINIR PERSEMPIT RUANG GERAK KKB DI YAHUKIMO, PERKUAT STABILITAS KEAMANAN PAPUA PEGUNUNGAN
Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan
Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba
Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik
Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi
Apresiasi Pengabdian Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam Menjaga Keamanan Presiden
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Jatim Sambangi Danpuspenerbal
Baru Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap saat Curi Motor di Kalideres
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:12 WIB

SATGAS YONIF 3 MARINIR PERSEMPIT RUANG GERAK KKB DI YAHUKIMO, PERKUAT STABILITAS KEAMANAN PAPUA PEGUNUNGAN

Kamis, 5 November 2026 - 12:46 WIB

Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan

Kamis, 5 November 2026 - 10:49 WIB

Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba

Kamis, 5 November 2026 - 10:46 WIB

Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik

Kamis, 5 November 2026 - 10:35 WIB

Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi

Berita Terbaru