
Bogor,Supersemar news – Kecelakaan maut terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/2/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia dan enam kendaraan mengalami kerusakan, dengan tiga di antaranya terbakar.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Eko Prasetyo, mengungkapkan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah truk bermuatan galon melaju dari arah Ciawi menuju Jakarta. Saat tiba di GT Ciawi, truk mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan yang sedang melakukan transaksi pembayaran tol elektronik.
“Diduga kendaraan tersebut mengalami gagal fungsi rem (rem blong), sehingga menabrak rangkaian kendaraan yang sedang melakukan transaksi. Akibatnya, tiga kendaraan terbakar dan tiga lainnya mengalami kerusakan parah,” ujar Kombes Eko dalam keterangannya kepada awak media, Rabu (5/2/2025).
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan parah pada bangunan gerbang tol. Saat ini, sopir truk masih dalam kondisi tidak sadarkan diri pasca-insiden.
“Sopir belum sadarkan diri,” kata petugas kepolisian, Yudiono.
Identitas Korban
Hingga kini, identitas delapan korban tewas masih dalam proses identifikasi. Berikut ciri-ciri korban:
1.Laki-laki, usia sekitar 40-50 tahun, mengenakan kaus hitam dan celana coklat.
2.Laki-laki, usia sekitar 50-60 tahun, mengenakan kaus merah dan celana jeans biru, rambut ikal putih sedikit panjang.
3.Perempuan, usia sekitar 20-30 tahun, mengenakan baju lengan panjang hitam kotak-kotak besar dengan warna kotak putih.
4.Laki-laki, hangus terbakar.
5.Laki-laki, usia sekitar 30-40 tahun.
6.Laki-laki, usia sekitar 25-35 tahun, mengenakan baju kuning dan sweater hitam, celana jeans biru, rambut ikal hitam pendek.
7.Laki-laki, usia sekitar 40-50 tahun, mengenakan kemeja biru navy garis putih horizontal, rambut ikal hitam pendek.
8.Laki-laki, hangus terbakar.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan dan berupaya mengidentifikasi para korban. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat mengalami kepadatan, namun kini telah berangsur normal setelah dilakukan evakuasi.
(red)
