
Jakarta, Supersemarnews – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dilibatkan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Pelibatan itu direspons dengan berbagai langkah strategis terutama menyangkut regulasi dan pedoman skema pengadaan.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala LKPP Iwan Herniawan menuturkan, program Makan Bergizi Gratis sesungguhnya tidak hanya bertujuan mewujudkan kualitas hidup lebih baik melalui target gizi seimbang, namun juga akan mendorong perekonomian nasional. LKPP intensif berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung program andalan pemerintah itu.
“Yang kita lakukan yakni meningkatkan kompetensi SDM (sumber daya manusia) pengadaan yang mendukung program itu dengan teman-teman BGN,” kata Iwan dalam pertemuan dengan pers di Jakarta, Senin (4/11/2024).
Dia menjelaskan, peningkatan kompetensi SDM dilakukan oleh kedeputian 3 LKPP. Implementasinya, banyak SDM yang telah dilatih dan lulus sertifikasi. Langkah strategis lain, LKPP akan mengirimkan tim advokasi ke daerah untuk melakukan pendampingan terkait program MBG.
Iwan menyebut Makan Bergizi Gratis akan berjalan pada 2 Januari 2025. LKPP memastikan program untuk 83 juta orang yang mencakup 30 juta anak usia dini, 24 juta murid Sekolah Dasar, 9,8 juta murid SMP, 10,2 juta murid SMA/SMK, dan 4,3 juta santri, serta 4,4 juta ibu hamil ini dapat berjalan dengan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.
Sumber : inews.id
Editor // Deny Supersemarnews
