Masalah mata kering bisa dipicu hormon selama menopause

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 22:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Masalah mata kering yang dialami perempuan bisa dipicu oleh fluktuasi hormon selama menopause.

Dikutip dari The Hindustan Times pada Jumat (25/4), Dr. Savitha Arun, direktur, pengawas medis, dan konsultan senior, segmen anterior dan elektrofisiologi, Rumah Sakit Mata Super Spesialis Nethradhama, Bangalore mengatakan perubahan hormon selama menopause secara signifikan berdampak pada kesehatan mata, terutama karena berkurangnya kadar estrogen dan androgen.

“Pergeseran hormon ini mengakibatkan penurunan produksi air mata, yang menyebabkan pada gejala mata kering seperti iritasi, kemerahan, sensasi berpasir, dan kelelahan mata,” katanya.

Ia menjelaskan kondisi mata yang paling umum terjadi adalah mata kering. Meskipun glaukoma dan degenerasi makula terkait usia (AMD) dapat terjadi, namun keduanya tidak semata-mata disebabkan oleh menopause.

“Kondisi ini sering kali terkait dengan stres oksidatif dan faktor terkait usia lainnya. Fluktuasi hormon dapat menyebabkan kondisi ini, tetapi bukan satu-satunya penyebab. Namun, mata kering sangat umum diperburuk oleh perubahan hormon menopause,” jelas Dr. Savitha Arun.

Ia menyampaikan mata kering biasanya merupakan kombinasi berbagai faktor, termasuk perubahan hormon, diabetes, kondisi lingkungan (seperti udara kering atau terlalu lama menonton layar).

Ada sistem penilaian untuk menilai tingkat keparahannya (ringan, sedang, berat), tetapi mengidentifikasi penyebab tunggal, seperti hormon, secara klinis merupakan tantangan, karena banyak faktor termasuk gaya hidup, diabetes, dan paparan lingkungan berkontribusi terhadap kondisi tersebut.

Fluktuasi hormonal selama menopause dapat menyebabkan glaukoma. Fluktuasi estrogen memengaruhi berbagai jaringan mata. Kadar estrogen yang menurun dapat meningkatkan stres oksidatif pada mata, yang berpotensi mempercepat perkembangan katarak.

“Estrogen juga dapat memengaruhi tekanan intraokular melalui perannya dalam badan siliaris, yang berimplikasi pada risiko glaukoma,” tambah dokter spesialis mata tersebut.

Adapun sebagai upaya pencegahan hal tersebut, bisa melakukan beberapa kiat seperti pertahankan gaya hidup sehat, termasuk diet seimbang yang kaya antioksidan, dan kelola kondisi yang mendasari seperti diabetes dan obesitas.

Selain itu, pertimbangkan perawatan seperti Intense Pulsed Light (IPL) untuk mata kering kronis dan gunakan suplemen yang diresepkan seperti Vitamin D, asam lemak Omega-3, dan antioksidan.

“Ikuti aturan 20-20-20 untuk mengurangi ketegangan mata akibat waktu menonton layar. Gunakan kacamata pelindung saat dibutuhkan,” katanya.

(Antara- SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya
BPOM Bongkar 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Parasetamol hingga Penggemuk Badan
Keracunan MBG SMA 2 Kudus Terungkap, Soto–Sambal Positif E Coli
Manfaat Daun Kenikir: Khasiat Alami yang Terbukti Ilmiah
Kemenko Polkam Tekankan Rehabilitasi sebagai Kunci Atasi Narkoba
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:40 WIB

Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya

Kamis, 12 Februari 2026 - 09:13 WIB

BPOM Bongkar 41 Obat Herbal Ilegal Mengandung Parasetamol hingga Penggemuk Badan

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB