SupersemarNews, Jakarta – Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menerima audiensi Koalisi Orang Muda dan Masyarakat Sipil (KOMMAS) di Ruang Rapat Wali Kota, Senin (27/4).

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut atas surat KOMMAS terkait hasil pemetaan sanitasi di lima wilayah, yakni Kelurahan Tomang, Kedoya Utara, Kapuk, Keagungan, dan Jatipulo.Dalam diskusi tersebut,

Iin menegaskan bahwa berbagai persoalan yang diangkat, mulai dari kondisi septic tank, saluran air yang mampat, hingga kerawanan bencana, merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat. Penanganan yang efektif, menurut dia, membutuhkan keterlibatan aktif semua pihak.Menanggapi laporan tersebut

Iin menginstruksikan percepatan pembangunan infrastruktur sanitasi sebagai langkah konkret untuk memperbaiki kondisi di lapangan. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya upaya mitigasi banjir melalui perubahan perilaku masyarakat

.Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah ke kali maupun saluran air serta menjaga agar saluran tetap terbuka sehingga mudah dibersihkan.

Menurut dia, sinergi lintas pihak dapat menjadi solusi tanpa harus selalu bergantung pada ketersediaan anggaran.Sebagai tindak lanjut, Iin meminta para lurah dan camat segera berkoordinasi dengan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.

Mereka juga diminta turun langsung ke lapangan guna memetakan persoalan secara bersama serta menyusun pembagian tugas yang jelas.

Sementara itu, Kelurahan Tomang menargetkan deklarasi Open Defecation Free (ODF) pada Juni mendatang, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun DKI Jakarta. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sanitasi dan kesehatan lingkungan di wilayah Jakarta Barat.