
SupersemarNews,Jakarta – Polda Metro Jaya memastikan informasi dugaan aksi begal terhadap seorang perempuan berinisial AWS di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang sempat viral di media sosial merupakan informasi tidak benar.
Pendalaman dilakukan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto bersama Direktorat PPA dan PPO, Satres PPA Polres Metro Jakarta Barat, serta Polsek Kebon Jeruk.
Proses pemeriksaan juga melibatkan psikolog, UPT P3A, dan Biddokkes Polda Metro Jaya.
“Hasil pemeriksaan memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar dan tidak ditemukan adanya peristiwa pidana sebagaimana narasi yang beredar di media sosial,” demikian keterangan Polda Metro Jaya.
Dari hasil pendalaman, diketahui unggahan terkait dugaan begal itu dibuat karena motif iseng. Selain itu, AWS disebut ingin mengglorifikasi sejumlah kasus begal yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Polda Metro Jaya menegaskan setiap laporan maupun informasi yang beredar di masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk lebih bijak, teliti, dan bertanggung jawab dalam menerima maupun menyebarkan informasi di ruang digital.
“Masyarakat diharapkan tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan maupun kesalahpahaman di tengah masyarakat,” tutupnya.
Sumber : poldametrojaya
