
Petugas dengan fokus memantau situasi SPBU yang ada di Sampit.
SAMPIT, Supersemar News – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bergerak cepat merespons penyesuaian harga BBM Non Subsidi. Regu IV Satlantas menggelar Patroli Jarak Jauh menyusuri Jalan Tjilik Riwut Km 0 hingga Km 20, Senin (20/4/2026).
Petugas dengan fokus memantau situasi SPBU dan mencegah kecelakaan lalu lintas di jalur luar kota.
Salah satu titik yang dipantau adalah SPBU Kita Besi di Km 17 Jl. Tjilik Riwut, Sampit. Dari hasil pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) petugas SPBU, pasca kenaikan harga BBM Non Subsidi tidak ditemukan antrean menumpuk.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasat Lantas Polres Kotim AKP Hariyanto, mengatakan. “Stok Pertalite, Pertamax, dan Dexlite dipastikan masih aman. Sementara untuk Bio Solar saat ini kosong dan masih menunggu pengiriman dari Pertamina,“ kata AKP Hariyanto.
Selain memantau SPBU, personel Satlantas juga menyisir titik rawan pelanggaran di sepanjang ruas Tjilik Riwut. Fokus utama patroli yakni mencegah fatalitas kecelakaan akibat tata cara pemuatan yang salah, seperti truk kelebihan muatan atau over load.
Baca berita lainnya
- Polri Bentuk Satgas Gakkum Penyelundupan, 23 Ton Bawang-Cabai Ilegal di Pontianak Dikembangkan
- Respons Kenaikan BBM, Satlantas Polres Kotim Gelar Patroli Pantau SPBU di Sampit
- Polres Kotim Cek Kesiapan Personel Jelang Kunjungan Wakapolda Kalteng
- Korban Tenggelam di Sungai Martapura Berhasil Ditemukan Tim Gabungan, Jaini Dievakuasi ke RS Ulun Banjarmasin
- Kasatpol PP Jakarta Barat Tekankan Disiplin ASN dan Kolaborasi Pelayanan Publik
Di lapangan, petugas mendapati sebuah truk mogok di badan jalan. Personel langsung turun membantu dan mengimbau pengemudi memasang segitiga pengaman guna menghindari kecelakaan susulan. Mobil pikap yang parkir di badan jalan juga diberi teguran agar segera menepi ke lokasi yang aman.
Petugas SPBU turut diberikan imbauan. Apabila terjadi antrean kendaraan saat pengisian BBM, pihak SPBU diminta melakukan pengaturan agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di Jalur Tjilik Riwut yang merupakan akses vital antar kabupaten.
AKP Hariyanto juga menegaskan patroli jarak jauh ini merupakan bentuk early response pasca penyesuaian harga BBM Non Subsidi. Tujuannya memastikan tidak ada kepanikan masyarakat, penimbunan, maupun antrean yang mengganggu arus lalu lintas.
“Kami pastikan stok BBM aman, SPBU kondusif, dan jalur Tjilik Riwut tetap lancar. Truk mogok kami bantu, parkir sembarangan kami tertibkan. Ini semua agar masyarakat tenang dan angka laka lantas bisa ditekan,“ tegas AKP Hariyanto.
Kehadiran polisi di jalur luar kota sangat penting untuk menjaga kelancaran arus sekaligus memberi rasa aman bagi pengguna jalan pasca kenaikan harga BBM Non Subsidi.
(Fauji)
