Zelensky Bicara dengan Utusan AS di Tengah Perselisihan dengan Trump

- Jurnalis

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

KYIV, Supersemar News – Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berbicara dengan utusan Amerika Serikat (AS), Steve Witkoff dan Jared Kushner. Pembicaraan itu berlangsung di tengah perselisihannya dengan Presiden AS Donald Trump.
Dilansir AFP, Minggu (18/10/2026), Zelensky mengatakan bahwa “banyak hal bergantung pada Amerika”, setelah sebelumnya memperingatkan Washington agar tidak berpihak kepada Moskow dalam konflik terburuk di Eropa sejak Perang Dunia II.

Pemimpin Ukraina di masa perang itu berbicara dengan para pejabat AS ketika Rusia dan Ukraina saling menyerang fasilitas energi masing-masing. Serangan Rusia menyebabkan ribuan orang kehilangan aliran listrik, sementara Kyiv melancarkan serangan drone terbesar ke Saint Petersburg sejak perang dimulai pada 2022.

Setelah berbicara dengan Witkoff, mitra bisnis Trump, dan Kushner, menantu Trump, Zelensky mengatakan bahwa “banyak hal bergantung” pada posisi AS dalam perang tersebut. Namun, dia menegaskan bahwa “jelas bahwa ada banyak hal yang penting bagi kita semua dan perang ini harus diakhiri”.

Baca Juga :  TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Menurut Zelensky, Ukraina siap bekerja secara “konstruktif” dan “jujur”. Dia mengatakan, “Kami mengharapkan pendekatan yang sama persis dari semua mitra kami, baik dari pihak Eropa maupun, tentu saja, dari pihak Amerika.”

Dia mengatakan pembicaraan tersebut juga membahas pengiriman sistem pertahanan udara Patriot buatan AS, saat Kyiv kesulitan menangkal rudal-rudal Rusia.

Sebelumnya, Zelensky mengatakan kepada media AS, NBC, bahwa akan menjadi “kesalahan bersejarah” jika Washington secara resmi mendukung Rusia. Dia juga berharap Trump akan “mengubah keputusannya”.

Namun, Zelensky juga menyampaikan rasa terima kasih karena AS kembali berbagi informasi intelijen setelah sempat menghentikannya. Penghentian tersebut membuat Ukraina rentan terhadap serangan rudal Rusia.

Baca Juga :  IPC TPK Buka Direct Call Penghubung Indonesia, Tiongkok, dan Thailand

Upaya yang dipimpin AS untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina sejauh ini belum menghasilkan terobosan. Trump sebelumnya juga menunjukkan rasa frustrasi terhadap Zelensky dan Presiden Rusia Vladimir Putin karena tidak adanya kemajuan dalam upaya mengakhiri perang.

Zelensky berbicara dengan para pejabat AS setelah menuduh Moskow melanggar “gencatan senjata energi” yang digagas Trump sebanyak 76 kali. Dia juga memperingatkan bahwa Moskow berencana membuat warga Ukraina kehilangan pemanas dan listrik menjelang musim dingin.

Zelensky mengatakan serangan Rusia menyebabkan “puluhan ribu” orang kehilangan aliran listrik di sejumlah wilayah. Pejabat Ukraina melaporkan tiga orang tewas akibat serangan tersebut.

Pada Minggu malam, militer Ukraina meluncurkan drone ke Saint Petersburg, kota kelahiran Putin. Serangan itu membakar sebuah kilang minyak dan menewaskan satu orang, menurut keterangan Moskow.

Sumber : detikNews

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk
BEI Pangkas Batas ARB Saham Jadi 7% hingga Akhir Tahun, Batas ARA Tetap
Polri Gelar Subuh Keliling, Dengar Aspirasi dan Cegah Gangguan Keamanan
Kapolda Metro Jaya Buka Dialog dengan Komunitas Ojol, Tampung Aspirasi Pengemudi
33 Tahun Berlalu, Reuni Alumni Teknik Elektro Universitas Pancasila Jadi Ajang Merawat Silaturahmi
Mutasi Polri, 3 Irjen Pol Dapat Penugasan Baru di Bareskrim, Ini Daftar Namanya
Kapolres Diadukan ke Kapolri, Polres Jakpus Sampaikan Klarifikasi
Trump Dukung Netanyahu dalam Pemilu Israel 27 Oktober
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:25 WIB

BEI Pangkas Batas ARB Saham Jadi 7% hingga Akhir Tahun, Batas ARA Tetap

Senin, 19 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Polri Gelar Subuh Keliling, Dengar Aspirasi dan Cegah Gangguan Keamanan

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Kapolda Metro Jaya Buka Dialog dengan Komunitas Ojol, Tampung Aspirasi Pengemudi

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:44 WIB

33 Tahun Berlalu, Reuni Alumni Teknik Elektro Universitas Pancasila Jadi Ajang Merawat Silaturahmi

Berita Terbaru

Berita utama

Kapolri Ziarah ke Makam Marsinah dan Kunjungi Museum di Nganjuk

Senin, 19 Okt 2026 - 10:29 WIB