10 Makanan yang Tak Boleh Dimakan Bersama Pepaya

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 13:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Buah pepaya segar dengan daging oranye cerah seperti pada gambar di atas, dikenal kaya akan serat dan enzim papain yang bermanfaat untuk pencernaan, namun perlu diwaspadai jika dikonsumsi bersamaan dengan makanan tertentu karena dapat memicu gangguan lambung.

10 Makanan yang Tak Boleh Dimakan Bersama Pepaya: Waspadai Efek Sampingnya

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Pepaya dikenal sebagai buah tropis yang kaya manfaat untuk kesehatan tubuh. Kandungan serat tinggi, enzim papain, dan vitamin C menjadikan pepaya populer di berbagai kalangan. Namun, tidak banyak yang tahu bahwa mengonsumsi pepaya bersamaan dengan jenis makanan tertentu dapat menimbulkan masalah pencernaan bahkan efek samping serius.

Pepaya memiliki banyak manfaat, mulai dari meningkatkan kekebalan tubuh hingga melancarkan metabolisme. Namun, menurut pakar gizi, penting untuk mengetahui kombinasi makanan yang sebaiknya dihindari ketika makan pepaya agar manfaatnya tidak berkurang.

Manfaat Pepaya Bagi Tubuh

Menurut sejumlah ahli nutrisi, orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi dua potong pepaya setiap hari. Buah berwarna oranye cerah ini membantu tubuh memecah protein dan menjaga keseimbangan sistem pencernaan.
Pepaya ukuran sedang mengandung sekitar 120 kalori, 30 gram karbohidrat, dan 2 gram protein.

Selain itu, enzim papain di dalam pepaya membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Namun, jika dikonsumsi berlebihan, papain justru dapat mengiritasi lambung dan menyebabkan diare atau kembung.

Baca Juga :  BNNP DKI Jakarta Gandeng Imigrasi Jakarta Barat Bentuk Relawan Antinarkoba

10 Makanan yang Tak Boleh Dikonsumsi Bersama Pepaya

1. Jeruk dan Buah Sitrus

Kombinasi pepaya dengan buah sitrus seperti jeruk sering ditemui pada salad buah. Namun, campuran dua sumber vitamin C tinggi ini dapat menyebabkan refluks asam, mulas, dan iritasi lambung.

2. Makanan Berprotein Tinggi

Pepaya membantu memecah protein, tetapi bila dikonsumsi bersamaan dengan daging, ikan, atau tahu, enzim papain justru mengganggu proses pencernaan.

3. Makanan Fermentasi

Makanan seperti kimchi, acar, atau tempe fermentasi mengandung probiotik yang dapat bereaksi negatif bila bercampur dengan papain. Campuran ini berpotensi menyebabkan gangguan gastrointestinal.

4. Susu dan Produk Olahan Susu

Mengonsumsi pepaya bersama susu, keju, atau yogurt bisa memicu kram, kembung, dan gas berlebih. Enzim pepaya dapat mengentalkan susu dan memperlambat pencernaan.

5. Makanan Pedas

Sifat alami pepaya yang “dingin” tidak cocok dipadukan dengan makanan pedas. Kombinasi keduanya bisa menyebabkan nyeri ulu hati, refluks asam, dan gangguan lambung.

6. Makanan Berlemak

Hindari makan pepaya bersamaan dengan gorengan, daging berlemak, atau saus krim. Lemak memperlambat pencernaan pepaya dan menimbulkan rasa begah.

Baca Juga :  Gubernur Banten Berduka atas Identifikasi Awak Kapal Arupadhatu I yang Hilang

7. Telur Mentah

Telur mentah berisiko mengandung bakteri salmonella yang tidak dapat dinetralisir oleh enzim pepaya. Karena itu, hindari mencampurkan keduanya dalam satu hidangan.

8. Daging Merah

Pepaya dapat memperlambat pencernaan daging merah, terutama bila dikonsumsi dalam porsi besar. Ini berpotensi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

9. Makanan Bertepung

Pepaya sebaiknya tidak dikonsumsi bersama kentang, jagung, atau roti putih, karena pati dapat memperlambat kerja enzim papain dan menyebabkan kembung.

10. Sayuran Kol dan Brokoli

Kombinasi pepaya dengan brokoli, kembang kol, atau kubis berpotensi menghasilkan gas berlebih di usus karena sama-sama tinggi serat.

Efek Samping dan Risiko Enzim Papain

Meski alami, enzim papain dalam pepaya tidak sepenuhnya aman bila dikonsumsi berlebihan. Berdasarkan laporan VeryWellHealth, penggunaan papain secara oral atau topikal dapat menimbulkan efek samping berikut:

  • Reaksi alergi seperti ruam, tekanan darah rendah, hingga anafilaksis.
  • Interaksi obat, terutama dengan pengencer darah seperti warfarin yang meningkatkan risiko perdarahan.
  • Efek lanjutan, termasuk iritasi lambung, takikardia (detak jantung cepat), dan penurunan tekanan darah.

Jika mengalami gejala tersebut, segera hentikan konsumsi dan konsultasikan ke dokter.

Kesimpulan

Pepaya memang kaya manfaat, namun tetap perlu perhatian dalam cara mengonsumsinya. Hindari mencampur pepaya dengan makanan berprotein tinggi, berlemak, atau bertepung. Dengan cara itu, manfaat pepaya untuk pencernaan dan metabolisme tetap maksimal tanpa risiko gangguan kesehatan.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN
BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB
KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB
Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan
Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad
Gempa M 7,0 Guncang Tibet China
Enam Agama, Satu Kampus: Merawat Toleransi di IABN Sriwijaya Tangerang
KCIC mendukung mobilitas pelari Jakarta Running Festival melalui Whoosh
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:05 WIB

POLSEK TAMBORA RESPONS CEPAT ADUAN WARGA, CEGAH KERIBUTAN KELUARGA DI PEKOJAN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:24 WIB

BERHASIL TANGKAP PETINGGI KKB DAN REBUT KEMBALI SENJATA, PRAJURIT YONIF 9 MARINIR RAIH KPLB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:18 WIB

KPK Tunggu Balasan TNI Terkait Dugaan 2 Prajurit Aktif di Kasus BNPB

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Makin Dekat: MUI Tolak, Polda Jateng Sebut tak Ada Pembatalan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB