
Data pertumbuhan startup Indonesia terus menunjukkan tren positif, tercermin dari masuknya delapan perusahaan ke daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025.
Sumber: Forbes
SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Sebanyak delapan startup Indonesia berhasil masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch 2025. Pencapaian ini menunjukkan potensi besar ekosistem perusahaan rintisan di Tanah Air yang terus tumbuh di kawasan Asia-Pasifik.
Forbes Soroti Dinamika Startup Asia
Daftar yang sudah memasuki tahun kelimanya itu menyoroti perusahaan kecil dan menengah di 16 negara. India memimpin dengan 18 perusahaan, diikuti Singapura dan Jepang (masing-masing 14), China (9), serta Indonesia dan Korea Selatan (masing-masing 8).
Menurut Forbes, tren investasi kini condong pada sektor bioteknologi, teknologi hijau, hingga teknologi antariksa. Sementara itu, total pendanaan dari 100 perusahaan yang masuk daftar mencapai hampir 3 miliar dolar AS, naik dari 2 miliar dolar AS tahun sebelumnya.
8 Perusahaan Indonesia Masuk Daftar Forbes 100 to Watch
Berikut daftar delapan perusahaan Indonesia yang menembus Forbes Asia 100 to Watch 2025:
- BRIK – Platform material konstruksi digital yang melayani pemain properti besar seperti Ciputra dan Sinarmas Land.
- Esensi Solusi Buana (ESB) – Penyedia sistem POS dan ERP untuk sektor F&B, dengan klien besar seperti Starbucks dan Genki Sushi.
- Monit – Aplikasi manajemen pengeluaran dan kartu debit perusahaan yang dipakai oleh Ciputra dan Astro.
- Rekosistem – Startup pengelolaan sampah digital yang membantu individu dan bisnis mencapai target bebas sampah.
- Ringkas – Fintech yang memudahkan akses Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan teknologi AI.
- Se’Indonesia – Jaringan restoran cepat saji yang mengangkat kuliner khas Nusa Tenggara Timur.
- Skor Technologies – Startup keuangan yang meluncurkan aplikasi Skorlife dan bekerja sama dengan Bank Mayapada.
- Torch – Merek aksesori perjalanan terjangkau yang mendapat investasi dari Init 6, milik pendiri Bukalapak.
Bukti Ekosistem Startup Indonesia Makin Kuat
Dengan masuknya delapan perusahaan tersebut, ekosistem startup Indonesia semakin diakui dunia. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan sektor ekonomi digital yang terus berkembang pesat di dalam negeri.
Para analis menilai pencapaian ini juga membuka peluang investasi baru di sektor teknologi dan gaya hidup di Indonesia.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
