Persiapan intensif menuju pengelolaan Biskita Transpakuan oleh Pemerintah Kota Bogor pada 2026, dengan skema pengelolaan yang melibatkan pendapatan non-fare box dan dukungan dari DPRD serta Perumda Transportasi Pakuan sebagai Bus Management Company (BMC).

SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Pada 2026, Kota Bogor akan mengambil alih pengelolaan Program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan. Persiapan intensif tengah dilakukan untuk merealisasikan rencana tersebut.

Dedie Rachim Siapkan Skema Pengelolaan BTS Transpakuan

Wali Kota Bogor Terpilih, Dedie Rachim, menyatakan bahwa pihaknya tengah merancang beberapa skema pengelolaan BTS Biskita Transpakuan, termasuk kemungkinan kombinasi dengan sumber pendapatan non-fare box. “Kami masih dalam tahap komunikasi untuk menentukan skema yang terbaik,” ujar Dedie, Kamis (9/1/2025).

Penyelenggaraan Biskita Transpakuan Masih Dilanjutkan Tahun 2025

Dedie meminta dinas terkait dan stakeholder terus berkoordinasi untuk memastikan layanan Biskita Transpakuan tetap berjalan lancar pada 2025, sebelum akhirnya diserahkan kepada Pemerintah Kota Bogor.

Dukungan DPRD untuk Penyerahan Program pada 2026

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa DPRD telah memberikan dukungan penuh untuk penyerahan Program BTS Biskita Transpakuan pada 2026. Dukungan ini mencakup kajian, skema, prosedur, dan penganggaran melalui APBD secara bertahap.

Perumda Transportasi Pakuan (PTP) Menjadi Bus Management Company

Ke depan, Perumda Transportasi Pakuan (PTP) akan berfungsi sebagai Bus Management Company (BMC), bukan operator. BMC akan mengatur pelaksanaan transportasi di Kota Bogor. “Dewan akan membantu melalui Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) untuk memperkuat dan menyehatkan PTP,” kata Marse.

Supersemar News Team
Reporter: R/SanggaBuana