
Warga Mulyaharja mengarak 19 dongdang berisi hasil pertanian keliling kampung dan menampilkan atraksi budaya khas dalam tradisi Sidekah Bumi.
Perayaan Sidekah Bumi di Lembur Sawah
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Warga Mulyaharja, Bogor Selatan menggelar Sidekah Bumi pada Minggu, 29 Juni 2025. Tradisi ini digelar rutin setiap tahun sebagai wujud syukur petani atas hasil panen.
Acara dimulai dengan mengarak 19 dongdang berisi hasil pertanian dan perkebunan mengelilingi kampung. Setelahnya, hasil panen dibagikan secara gratis kepada pengunjung.
Ahmad Jaelani, Ketua Penyelenggara, menyebut dongdang dibuat oleh warga dari setiap RT dan RW di Kelurahan Mulyaharja. “Ini tradisi sejak abad ke-17. Dulu sederhana, sekarang lebih meriah,” jelasnya.

Warga Mulyaharja tumpah ruah berebut hasil bumi dari dongdang yang diarak saat prosesi puncak tradisi Sidekah Bumi di tengah keramaian kampung.
Festival Jajanan dengan Koin Batok Kelapa
Selain dongdang, warga juga menggelar Festival Jajanan Lembur. Aneka makanan tradisional dijajakan di bazar unik ini. Pengunjung harus menukar uang dengan koin dari batok kelapa, yang berlaku seperti uang lokal acara. Satu koin setara Rp5 ribu.
Tradisi ini memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian warisan budaya.
Apresiasi dari Wali Kota Bogor
Wali Kota Dedie Rachim mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap tradisi ini terus dipertahankan. “Ini kekayaan budaya Bogor yang harus dijaga. Warga juga harus menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.
Apresiasi dari Wali Kota Bogor
Wali Kota Dedie Rachim mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap tradisi ini terus dipertahankan. “Ini kekayaan budaya Bogor yang harus dijaga. Warga juga harus menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.
Untuk berita lokal lain seperti Festival Merah Putih 2025, kunjungi Supersemar News.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
