Warga Mulyaharja Arak Dongdang di Sidekah Bumi Bogor

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 03:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Warga Mulyaharja mengarak 19 dongdang berisi hasil pertanian keliling kampung dan menampilkan atraksi budaya khas dalam tradisi Sidekah Bumi.

Perayaan Sidekah Bumi di Lembur Sawah
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Warga Mulyaharja, Bogor Selatan menggelar Sidekah Bumi pada Minggu, 29 Juni 2025. Tradisi ini digelar rutin setiap tahun sebagai wujud syukur petani atas hasil panen.

Acara dimulai dengan mengarak 19 dongdang berisi hasil pertanian dan perkebunan mengelilingi kampung. Setelahnya, hasil panen dibagikan secara gratis kepada pengunjung.

Ahmad Jaelani, Ketua Penyelenggara, menyebut dongdang dibuat oleh warga dari setiap RT dan RW di Kelurahan Mulyaharja. “Ini tradisi sejak abad ke-17. Dulu sederhana, sekarang lebih meriah,” jelasnya.

Warga Mulyaharja tumpah ruah berebut hasil bumi dari dongdang yang diarak saat prosesi puncak tradisi Sidekah Bumi di tengah keramaian kampung.

Festival Jajanan dengan Koin Batok Kelapa
Selain dongdang, warga juga menggelar Festival Jajanan Lembur. Aneka makanan tradisional dijajakan di bazar unik ini. Pengunjung harus menukar uang dengan koin dari batok kelapa, yang berlaku seperti uang lokal acara. Satu koin setara Rp5 ribu.

Baca Juga :  Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Harapan Supersemar News

Tradisi ini memperkuat identitas budaya sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pelestarian warisan budaya.

Baca Juga :  Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi

Apresiasi dari Wali Kota Bogor
Wali Kota Dedie Rachim mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap tradisi ini terus dipertahankan. “Ini kekayaan budaya Bogor yang harus dijaga. Warga juga harus menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.

Apresiasi dari Wali Kota Bogor
Wali Kota Dedie Rachim mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap tradisi ini terus dipertahankan. “Ini kekayaan budaya Bogor yang harus dijaga. Warga juga harus menjaga lingkungan sekitar,” tegasnya.

Untuk berita lokal lain seperti Festival Merah Putih 2025, kunjungi Supersemar News.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Berita Terbaru