Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan suntikan Rp200 triliun ke bank Himbara dilakukan untuk menggerakkan kredit dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

SUPERSEMAR NEWS – JakartaMenteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyalurkan suntikan dana Rp200 triliun ke lima bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Dana tersebut bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).

Langkah ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025 tentang Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pengelolaan Kelebihan dan Kekurangan Kas guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Rincian Suntikan Dana ke Bank Himbara

Dalam beleid itu, tiga bank besar yakni BRI, BNI, dan Bank Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun. Sementara BTN memperoleh Rp25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia mendapatkan Rp10 triliun.

Menurut Purbaya, kebijakan ini ditempuh karena selama ini dana pemerintah hanya diparkir di Bank Indonesia, sehingga tidak produktif bagi perekonomian.

Alasan Pemerintah Suntik Rp200 Triliun

Purbaya menegaskan dana itu disalurkan untuk menggerakkan sektor riil melalui peningkatan kredit perbankan. Dengan begitu, diharapkan ekonomi nasional dapat tumbuh lebih cepat dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Saya memberi senjata ke perbankan agar berpikir lebih keras dan bekerja untuk mendapatkan return tinggi. Dengan begitu, pertumbuhan kredit bisa mulai bergerak,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/9).

Selain itu, Purbaya menambahkan dana tersebut ditempatkan dalam bentuk deposito on call, sehingga pemerintah bisa menariknya sewaktu-waktu bila dibutuhkan.

Dampak Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Kebijakan ini juga mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut pemerintah, penempatan uang negara di bank milik negara akan lebih produktif daripada hanya tersimpan di BI.

Dengan adanya injeksi dana Rp200 triliun ini, ekonomi Indonesia diharapkan terdorong untuk tumbuh lebih cepat, sementara sektor perbankan nasional memiliki amunisi tambahan dalam menyalurkan pembiayaan ke masyarakat maupun dunia usaha.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki