Himbara Dapat Suntikan Rp200 T untuk Dorong Ekonomi

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 22:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi menyalurkan suntikan dana Rp200 triliun ke lima bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Dana tersebut bersumber dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) dan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa).

Langkah ini tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 276 Tahun 2025 tentang Penempatan Uang Negara dalam Rangka Pengelolaan Kelebihan dan Kekurangan Kas guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Rincian Suntikan Dana ke Bank Himbara

Dalam beleid itu, tiga bank besar yakni BRI, BNI, dan Bank Mandiri masing-masing menerima Rp55 triliun. Sementara BTN memperoleh Rp25 triliun, dan Bank Syariah Indonesia mendapatkan Rp10 triliun.

Baca Juga :  Dasco Hadiri Pelantikan Pengurus Gerindra Kota Tangerang

Menurut Purbaya, kebijakan ini ditempuh karena selama ini dana pemerintah hanya diparkir di Bank Indonesia, sehingga tidak produktif bagi perekonomian.

Alasan Pemerintah Suntik Rp200 Triliun

Purbaya menegaskan dana itu disalurkan untuk menggerakkan sektor riil melalui peningkatan kredit perbankan. Dengan begitu, diharapkan ekonomi nasional dapat tumbuh lebih cepat dan menciptakan lapangan kerja baru.

“Saya memberi senjata ke perbankan agar berpikir lebih keras dan bekerja untuk mendapatkan return tinggi. Dengan begitu, pertumbuhan kredit bisa mulai bergerak,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/9).

Selain itu, Purbaya menambahkan dana tersebut ditempatkan dalam bentuk deposito on call, sehingga pemerintah bisa menariknya sewaktu-waktu bila dibutuhkan.

Baca Juga :  Persib Menang 2-1 atas Persijap, Thom Haye dan Barros

Dampak Bagi Pertumbuhan Ekonomi

Kebijakan ini juga mendapat restu langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Menurut pemerintah, penempatan uang negara di bank milik negara akan lebih produktif daripada hanya tersimpan di BI.

Dengan adanya injeksi dana Rp200 triliun ini, ekonomi Indonesia diharapkan terdorong untuk tumbuh lebih cepat, sementara sektor perbankan nasional memiliki amunisi tambahan dalam menyalurkan pembiayaan ke masyarakat maupun dunia usaha.

SupersemarNewsTeam
Reporter:
R/Rifay Marzuki

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat
Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan
Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu
Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat
Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi
Pangdam dan Menhut Terjun: Bongkar Kendala Pemadaman Karhutla di Taman Tanjung Puting
KRKT Kritik Penanganan Karhutla di Kalteng, Desak Transparan Anggaran
Narkoba! Sidokkes Kepolisian Lakukan Pemeriksaan Urine di Kampung Puntun
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Kapolres Jakbar Jadi Khatib Salat Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Putusan MK “Identitas Etnis dan Budaya Dayak”, Gubernur dan DPRD Kalteng Dorong Peran Kelembagaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Satresnarkoba Polres Kotim Amankan Pria Pekerja Buruh Lepas di Ketapang Diduga Budak Sabu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Program “Polisi Peduli Pengangguran” di Banjarmasin, Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi

Berita Terbaru