Bos BI Dukung Purbaya Pindahkan Dana Rp200 T ke Bank

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 20:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SUPERSEMAR NEWS – Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo merespons langkah Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang memindahkan dana pemerintah Rp200 triliun dari BI ke lima bank umum.

Menurut Perry, kebijakan tersebut tepat karena memperbesar likuiditas perbankan dan memperkuat penyaluran kredit kepada nasabah. “Kami menyambut baik keputusan Pak Menkeu. Pemindahan dana dari Bank Indonesia ke likuiditas perbankan memperkuat injeksi likuiditas yang kami sudah lakukan,” ujar Perry dalam konferensi pers RDG September, Rabu (17/9).

BI Terus Perluas Ekspansi Likuiditas

Perry menambahkan, BI juga konsisten memperluas ekspansi likuiditas. Terbaru, BI menerbitkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp217 triliun. Dengan penerbitan ini, posisi SRBI yang semula Rp916 triliun pada Januari 2025 kini naik menjadi Rp720 triliun pada Agustus 2025.

Baca Juga :  HUT TNI ke-81: Yusuf dan Jhansen Tegaskan TNI Bersama Rakyat

Selain itu, langkah tersebut mendukung pembiayaan fiskal melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). “Semua dilakukan dengan asas kebijakan moneter yang prudent dan terukur,” jelas Perry.

Daftar Bank Penerima Rp200 Triliun

Keputusan Menkeu Purbaya dituangkan dalam KMK Nomor 276 Tahun 2025 tentang Penempatan Uang Negara. Dana sebesar Rp200 triliun berasal dari saldo anggaran lebih (SAL) yang sebelumnya tersimpan di BI.

Baca Juga :  3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri Dalam Rangka Pensiun, Ini Daftar Namanya

Berikut lima bank penerima dana tersebut:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – Rp55 triliun
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk – Rp55 triliun
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk – Rp55 triliun
  4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk – Rp25 triliun
  5. PT Bank Syariah Indonesia Tbk – Rp10 triliun

Dampak untuk Perekonomian Nasional

Kebijakan ini diharapkan mempercepat penyaluran kredit, menggerakkan perekonomian Indonesia, serta mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan.

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Kalteng Ajak Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla Bersama Jemat GBI Palangka Raya
TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung
Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Kapolda Kalteng Ajak Jaga Kamtibmas dan Cegah Karhutla Bersama Jemat GBI Palangka Raya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:52 WIB

TNI–ADF Gelar NEO TTX, Simulasikan Evakuasi Warga akibat Erupsi Gunung Raung

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Berita Terbaru