AS Siapkan Langkah Awal untuk Potensi Invasi Venezuela

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 02:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Kapal induk raksasa USS Gerald R. Ford tampak melaju di perairan Karibia, menjadi simbol pengerahan kekuatan awal Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan menuju kemungkinan invasi Venezuela. ( Foto/US Navy )

SUPERSEMAR NEWS – MANCANEGARA – WASHINGTON — Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela memasuki fase kritis. Seorang pejabat militer AS mengungkapkan bahwa kapal induk terbesar di dunia, USS Gerald R Ford, kini bergerak menuju Karibia utara, dengan kedatangan dijadwalkan pada Minggu, 16 November 2025. Informasi ini disampaikan kepada NPR oleh pejabat yang tidak berwenang bicara di depan umum, namun menegaskan bahwa “meja sedang disiapkan” untuk potensi operasi militer berskala besar.

Penguatan Militer AS di Karibia

Menurut pejabat tersebut, kedatangan USS Gerald R Ford akan memperkuat kehadiran 15.000 personel militer AS, termasuk 2.000 Marinir yang ditempatkan di kapal serbu amfibi. Langkah ini, menurut analis pertahanan [tautan eksternal], merupakan sinyal serius bahwa Washington sedang menyusun opsi militer langsung terhadap Caracas.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa frasa “meja sedang disiapkan” merujuk pada persiapan langkah awal untuk kemungkinan invasi terhadap Venezuela—sebuah skenario yang sebelumnya hanya dibahas dalam konteks tekanan diplomatik.

Baca Juga :  Coba Kabur Lewat Jendela Lantai 2, Diduga Pengedar Sabu di Kotim Diciduk Polisi

Pertemuan Tingkat Tinggi dan Kebijakan Trump

Pemerintahan Donald Trump disebut terus melakukan rapat tertutup dengan anggota Kongres dan pemimpin asing. Latihan militer intensif juga berlangsung di beberapa titik strategis di Karibia, memperkuat dugaan bahwa Washington tengah menimbang penggunaan kekuatan.

Meski demikian, keputusan akhir berada di tangan Trump. Dalam konferensi pers di Air Force One, Trump hanya berkata, “Saya sudah memutuskan, tetapi saya tidak bisa memberi tahu Anda apa itu.”
Pernyataan ini semakin mempertebal spekulasi bahwa Gedung Putih sedang mempertimbangkan opsi militer.

Operasi Southern Spear Diluncurkan

Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, mengumumkan melalui media sosial bahwa “Operasi Southern Spear” sedang berjalan.
Dalam pernyataannya ia menegaskan:

  • Misi bertujuan mengamankan Tanah Air AS,
  • Mengusir teroris narkotika,
  • Dan menghentikan aliran narkoba dari Belahan Bumi Barat, yang disebut sebagai “lingkungan Amerika”.

Pernyataan tersebut menjadi salah satu sinyal paling gamblang bahwa pemerintah AS memandang Venezuela sebagai ancaman langsung bagi stabilitas regional.

20 Serangan AS dan Target Maduro

Sejauh ini, AS telah melancarkan 20 serangan terhadap kapal-kapal di sekitar perairan Karibia. Washington mengeklaim kapal-kapal tersebut membawa narkoba dari Venezuela. Pada Agustus lalu, AS bahkan menetapkan hadiah USD 50 juta untuk penangkapan Presiden Nicolás Maduro—sebuah langkah yang dianggap agresif oleh komunitas internasional.

Baca Juga :  Momen HUT ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara, Korlantas Polri Anjangsana ke Komjen Pol (Purn) Condro Kirono

Kontroversi Pengunduran Diri Laksamana Alvin Holsey

Di tengah eskalasi militer, perhatian publik juga tertuju pada pengunduran diri Laksamana bintang empat Alvin Holsey, yang secara mencolok mundur dua tahun lebih awal.
Menurut sumber Pentagon yang dikutip NPR, Holsey menolak untuk terus mengawasi operasi serangan kapal, terutama setelah serangkaian insiden yang telah menewaskan 80 orang dan menimpa kapal-kapal yang tidak menunjukkan ancaman langsung.

Pengunduran diri Holsey dipandang sebagai indikator adanya perbedaan pandangan internal di tubuh militer AS mengenai moralitas dan legalitas operasi tersebut.

Maduro dalam Siaga Tinggi

Sementara itu, Presiden Nicolás Maduro telah menempatkan seluruh kekuatan militer Venezuela dalam siaga tinggi. Pemerintah Caracas menilai peningkatan aktivitas militer AS sebagai “provokasi imperialistik”, dan meminta dukungan dari negara-negara aliansi seperti Rusia dan Kuba.

Kesimpulan: Situasi Mengarah ke Konflik Terbuka

Melihat seluruh rangkaian langkah—mulai dari pengerahan kapal induk terbesar dunia, operasi militer aktif, penetapan hadiah penangkapan presiden negara lain, hingga retorika tingkat tinggi—situasi Karibia kini berada pada titik paling kritis sejak krisis 2019.
Namun, hingga saat ini, keputusan final Trump tetap menjadi faktor penentu apakah ketegangan ini akan berubah menjadi invasi militer atau hanya menjadi bagian dari strategi tekanan maksimum.

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta
Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat
Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah
Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO
Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026
Marinir Indonesia Bekali Prajurit Australia Teknik Bertahan Hidup di Hutan
Dampak Ekonomi MotoGP Mandalika 2026 Capai Rp 5,2 Triliun, Naik 4,8 Persen
Perkuat Struktur Komando, KSAD Pimpin Sertijab 5 Pangdam dan Alih Kodal 6 Korem
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Rapat Konsolidasi, Perkuat Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel Green Policing, Perkuat Sinergi Polri dan Masyarakat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Kodam XXIX/Mambruk Resmi Berdiri di Nabire, Perkuat Pertanahan dan Pengabdian TNI AD di Papua Tengah

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Kecelakaan di Simpang Pelita-Suprapto Sampit, Yamaha Lexi Rusak Parah Usai Terseret Truk CPO

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Prajurit Korps Marinir Gempur Pantai Banongan dalam Operasi Amfibi Keris Woomera 2026

Berita Terbaru