Sopir MBG Tabrak Siswa di Cilincing Ditahan Polisi

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 12:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

AI (34), sopir mobil MBG dan kendaraan operasional Badan Gizi Nasional yang terlibat kecelakaan di halaman SDN Kalibaru 01, Cilincing, kini menjadi bukti utama investigasi polisi terkait insiden yang melukai puluhan siswa.

SUPERSEMAR NEWS – INVESTIGASI – Kasus kecelakaan maut yang melibatkan mobil pengangkut makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di halaman SDN Kalibaru 01 Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12/2025), kini memasuki babak baru. Kepolisian menetapkan Adi Irawan (34) sebagai tersangka dan langsung melakukan penahanan setelah melakukan rangkaian pemeriksaan, tes kesehatan, dan gelar perkara. Peristiwa ini menggemparkan publik karena menimpa puluhan siswa sekolah dasar yang sedang beraktivitas di lingkungan sekolah.

Untuk memastikan informasi ini tersampaikan secara transparan kepada publik, Polres Metro Jakarta Utara merilis hasil investigasi lengkap, termasuk tes urine, tes alkohol, hingga pemeriksaan kelaikan kendaraan, yang semuanya menghasilkan temuan krusial. Seluruh proses investigasi ini nantinya juga akan dilampirkan dalam laporan akhir yang dapat diakses sebagai bentuk akuntabilitas aparat penegak hukum.

Penetapan Tersangka Setelah Gelar Perkara

Polres Metro Jakarta Utara menetapkan Adi Irawan sebagai tersangka setelah menggelar pemeriksaan intensif sejak hari kejadian. Penetapan ini didasarkan pada bukti awal berupa olah tempat kejadian perkara (TKP), keterangan saksi, rekonstruksi, serta temuan medis terkait kondisi tersangka saat mengemudi.

Menurut Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, penyidik telah melakukan gelar perkara pada Jumat (12/12/2025) dan menyimpulkan bahwa kecelakaan terjadi akibat kelalaian pengemudi, bukan karena faktor teknis kendaraan atau unsur kesengajaan.

“Dari tes urine, tes alkohol, dan pemeriksaan kondisi kendaraan, tidak ditemukan indikasi pengaruh zat terlarang atau kerusakan rem. Namun ditemukan fakta bahwa pengemudi dalam kondisi tidak layak mengemudi karena kurang tidur,” tegas Erick dalam konferensi pers.

Hasil Tes Urine dan Alkohol Tersangka: Negatif

Dalam tahap penyidikan awal, polisi langsung melakukan dua pemeriksaan utama untuk memastikan ada tidaknya pengaruh zat berbahaya dalam tubuh tersangka, yakni:

  • Tes urine → Negatif narkotika
  • Tes alkohol → 0 persen (negatif)

Kedua hasil tes tersebut telah dikonfirmasi oleh tim medis kepolisian dan Satlantas Jakarta Utara.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Buka Dialog dengan Komunitas Ojol, Tampung Aspirasi Pengemudi

Temuan ini sekaligus menepis spekulasi liar yang sempat beredar di masyarakat tentang dugaan penggunaan alkohol atau obat terlarang oleh sopir MBG.

Kondisi Mobil MBG: Rem Berfungsi Baik, Tidak Ada Kebocoran

Selain memeriksa sopir, penyidik juga mendalami kelaikan kendaraan MBG dengan menggandeng Dinas Perhubungan. Hasil pemeriksaan teknis menunjukkan bahwa:

  • Sistem rem depan cakram → Normal, tidak ada kebocoran
  • Sistem rem belakang tromol → Berfungsi baik
  • Tidak ada kerusakan mekanis signifikan
  • Kendaraan lulus uji kelayakan operasional

Temuan ini secara langsung menepis pernyataan awal tersangka yang mengklaim bahwa rem mobil blong.

Fakta Baru: Sopir Mengemudi Setelah Begadang

Bagian paling krusial dari hasil penyidikan adalah pengakuan tersangka bahwa dirinya begadang semalaman sebelum mengemudikan kendaraan pagi harinya.

Dalam pemeriksaan, diketahui:

  • Tersangka begadang mulai Rabu malam
  • Baru tidur sekitar pukul 04.00 WIB
  • Berangkat ke SPPG pukul 05.30 WIB
  • Tidak mendapat istirahat cukup
  • Mengemudi dalam kondisi lelah berat

Kondisi fisik yang lelah dan kurang tidur inilah yang disebut polisi sebagai “motif kausal utama” kecelakaan. Hal ini sesuai dengan penelitian keselamatan transportasi yang menyebutkan bahwa pengemudi yang kurang tidur berisiko 10 kali lebih besar mengalami kecelakaan.

Kombes Erick menegaskan:

“Kurangnya waktu istirahat membuat tersangka tidak layak mengemudikan kendaraan. Itu yang menjadi penyebab utama kecelakaan.”

Kronologi Lengkap Kecelakaan di SDN Kalibaru 01

Kecelakaan terjadi pada Kamis pagi, saat aktivitas belajar mengajar dan kegiatan sekolah sedang berlangsung. Berdasarkan rekaman CCTV dan keterangan saksi, berikut kronologinya:

  1. Mobil MBG memasuki area sekolah melalui pintu utama.
  2. Siswa sedang mengikuti kegiatan di halaman sekolah.
  3. Tiba-tiba mobil melaju tak terkendali ke arah kerumunan.
  4. Sejumlah murid tertabrak dan sebagian masuk ke kolong mobil.
  5. Guru dan siswa berusaha melakukan pertolongan awal.
  6. Ambulans datang mengevakuasi korban ke RSUD Cilincing dan RSUD Koja.
Baca Juga :  Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Importasi Ilegal 1.257 Balpres Pakaian Bekas di Subang, Nilainya Capai Rp15 Miliar

Peristiwa ini meninggalkan trauma mendalam bagi siswa, keluarga, dan masyarakat sekitar. Dokumentasi kronologi ini dapat dilihat melalui: https://supersemarnews.com/wp-content/uploads/2025/12/Rekaman-CCTV-Detik-detik-mobil-MBG-menabrak-kerumunan-pelajar-di-SDN-Kalibaru-1-Cilincing-Jakarta-Utara.mp4

Data Korban: 21 Siswa dan 1 Guru Luka-Luka

Polres Metro Jakarta Utara merilis data korban berdasarkan laporan resmi rumah sakit:

  • 21 siswa mengalami luka-luka
  • 1 guru juga terluka
  • 12 siswa masih menjalani perawatan intensif
  • Sebagian korban mengalami trauma psikologis

Daftar kondisi korban akan terus diperbarui dan dapat diakses publik secara berkala.

BGN Fokus pada Pemulihan Korban dan Trauma Siswa

Badan Gizi Nasional (BGN), selaku instansi yang mengelola program MBG, memastikan bahwa:

  • Prioritas utama adalah pemulihan siswa
  • Trauma healing dilakukan oleh psikolog anak
  • Komunikasi intensif dengan keluarga korban
  • Mengganti sementara kendaraan operasional
  • Memperketat SOP sopir dan kendaraan

BGN menegaskan bahwa proses hukum tersangka sepenuhnya dipercayakan kepada kepolisian.

KBM di Sekolah Dihentikan Sementara, Beralih ke Pembelajaran Daring

Pasca kejadian, SDN Kalibaru 01 menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk sementara waktu. Halaman sekolah masih dipasangi garis polisi dan menjadi area terlarang sampai investigasi rampung.

Beberapa wali murid terlihat mendatangi sekolah untuk memastikan kondisi keamanan terbaru dan menjemput barang-barang siswa. Banyak orang tua mengaku masih trauma dan berharap ada evaluasi keselamatan lingkungan sekolah.

Rekomendasi Evaluasi Sistem MBG dan Keamanan Sekolah

Insiden ini memunculkan beberapa rekomendasi penting bagi pemerintah dan stakeholder terkait:

  • Evaluasi SOP pengemudi MBG
  • Pengetatan jam kerja sopir
  • Pemeriksaan fisik wajib sebelum bertugas
  • Larangan mengemudi saat kelelahan
  • Penataan jalur kendaraan di sekolah
  • Pemasangan bollard atau pembatas jalur kendaraan

Kasus yang Menjadi Pelajaran Penting

Kasus mobil MBG yang menabrak siswa di Cilincing bukan hanya kejadian tragis, tetapi juga peringatan keras tentang pentingnya keselamatan, kelaikan sopir, SOP ketat, dan manajemen risiko kendaraan di lingkungan sekolah.

Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan transparan.***(SB)

SupersemarNewsTeam

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan
Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba
Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik
Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi
Apresiasi Pengabdian Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam Menjaga Keamanan Presiden
Perkuat Sinergi TNI-Polri, Kapolda Jatim Sambangi Danpuspenerbal
Baru Keluar Penjara, Residivis Kembali Ditangkap saat Curi Motor di Kalideres
Irwasum Polri Tegaskan Dugaan Penyadapan Prabowo Dilakukan Oknum, Bukan Kebijakan Institusi
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:46 WIB

Polda Kalteng Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Mandawai Usai Kecelakaan

Kamis, 5 November 2026 - 10:49 WIB

Kapolda Kalteng Edukasi Pelajar MAN Palangka Raya, Cegah Hoaks hingga Narkoba

Kamis, 5 November 2026 - 10:46 WIB

Bidpropam Polda Kalteng Sidak Personel, Tegakkan Aturan dan Larangan Rokok Elektrik

Kamis, 5 November 2026 - 10:35 WIB

Lapas Sampit Gelar Sidang TPP, Usulkan Hak-hak 23 Warga Binaan dalam Reintegrasi

Kamis, 5 November 2026 - 09:33 WIB

Apresiasi Pengabdian Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam Menjaga Keamanan Presiden

Berita Terbaru