Layvin Kurzawa memamerkan jersey PERSIB bernomor punggung 3 sebagai simbol kesiapan debutnya bersama Maung Bandung di AFC Champions League Two 2025/26, membawa pengalaman Eropa dan target kemenangan di Thailand.

SUPERSEMAR NEWS SPORT
PERSIB Bandung kembali menjadi pusat perhatian sepak bola Asia Tenggara. Klub kebanggaan Jawa Barat ini bersiap menjalani laga krusial pada leg pertama babak 16 Besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 menghadapi Ratchaburi FC di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Thailand, Rabu (11/2/2026).

Sorotan utama tertuju pada Layvin Kurzawa, pemain asal Prancis yang berpeluang menjalani debut resminya bersama PERSIB di ajang internasional. Mantan bek kiri Paris Saint-Germain (PSG) itu menegaskan kesiapannya untuk bekerja keras demi membawa Maung Bandung meraih hasil maksimal.

Layvin Kurzawa bersama skuad PERSIB tiba di Thailand jelang laga AFC Champions League Two 2025/26.

Target kami jelas, kami ingin memenangkan pertandingan ini, tampil dengan mentalitas kuat, tidak kebobolan, dan mencetak gol sesuai rencana,” tegas Kurzawa.

Kurzawa Siap Menjawab Ekspektasi Publik Bandung

Kehadiran Layvin Kurzawa di PERSIB menjadi salah satu transfer paling menyita perhatian musim ini. Pemain berusia 33 tahun tersebut membawa pengalaman panjang di kompetisi elite Eropa, termasuk Ligue 1, Liga Champions, hingga level internasional bersama Timnas Prancis.

Sebelumnya, Kurzawa sempat masuk dalam daftar susunan pemain saat PERSIB menghadapi Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Jumat (6/2/2026). Namun, pelatih masih menahannya di bangku cadangan.

Kini, momentum debut diyakini akan datang di laga penting ACL 2. Dengan status pertandingan internasional, pengalaman Kurzawa dinilai menjadi faktor pembeda.

Persiapan Singkat, Mentalitas Tinggi

Meski baru menjalani latihan kurang dari satu pekan bersama skuad Maung Bandung, Kurzawa mengaku cepat beradaptasi dengan atmosfer tim. Ia bahkan masuk dalam rombongan PERSIB ke Thailand bersama dua rekrutan anyar lainnya, Dion Markx dan Sergio Castel.

Menurut Kurzawa, waktu persiapan yang singkat bukan alasan untuk tampil setengah-setengah. Justru, laga ini menjadi pembuktian komitmennya.

Kami datang ke Thailand dengan target tinggi. Tidak ada ruang untuk ragu. Semua pemain siap memberikan yang terbaik,” ujarnya lugas.

Pendekatan ini sejalan dengan filosofi PERSIB yang mengedepankan mental juara, terutama di kompetisi Asia

Ratchaburi FC: Lawan Kuat, Bukan Penghalang

Secara terbuka, Kurzawa mengakui dirinya belum mengenal secara mendalam kekuatan Ratchaburi FC. Namun, ia menilai keberhasilan klub asal Thailand tersebut lolos ke babak 16 besar menjadi indikator kualitas mereka.

Kami menghormati lawan. Mereka pasti tim yang kuat karena bisa sampai di fase ini,” katanya.

Ratchaburi dikenal memiliki permainan cepat dengan dukungan penuh publik tuan rumah. Karena itu, PERSIB diprediksi akan bermain lebih disiplin, terutama di lini belakang.

👉 Profil klub: https://www.ratchaburifc.com
👉 Analisis ACL 2: https://www.goal.com

Peran Strategis Kurzawa di Lini Pertahanan

Secara taktis, Kurzawa diproyeksikan mengisi sektor bek kiri. Keunggulannya bukan hanya bertahan, tetapi juga membantu serangan melalui overlap dan umpan silang akurat.

Dalam sistem permainan PERSIB, kehadiran bek kiri dengan pengalaman internasional diyakini dapat:

  • Menjaga stabilitas pertahanan
  • Mengatur tempo dari sisi sayap
  • Memberi variasi serangan

Hal ini menjadi krusial mengingat laga tandang di Asia selalu sarat tekanan.

Ambisi PERSIB di Kompetisi Asia

Keikutsertaan PERSIB di AFC Champions League Two 2025/26 bukan sekadar formalitas. Manajemen klub secara terbuka menargetkan pencapaian lebih jauh dibanding musim-musim sebelumnya.

Dengan kombinasi pemain lokal berkualitas dan rekrutan asing berpengalaman seperti Kurzawa, PERSIB ingin membuktikan bahwa klub Indonesia mampu bersaing di level Asia.

Dukungan Bobotoh Jadi Energi Tambahan

Meskipun bermain di luar negeri, dukungan Bobotoh dipastikan tetap mengalir. Ribuan suporter PERSIB di tanah air maupun luar negeri akan memantau laga ini dengan penuh antusias.

Kurzawa pun mengaku merasakan aura besar klub PERSIB sejak hari pertama bergabung.

Saya bisa merasakan betapa besar klub ini dan betapa fanatik suporternya. Itu menjadi motivasi tambahan bagi saya,” katanya.

Evaluasi dan Pembuktian Transfer Besar

Dari sudut pandang investigatif, debut Kurzawa juga menjadi ajang evaluasi transfer. Rekam jejaknya yang mentereng di Eropa membawa ekspektasi tinggi. Publik ingin melihat apakah investasi besar klub sepadan dengan kontribusi di lapangan.

Namun, manajemen PERSIB menilai pengalaman dan kepemimpinan Kurzawa tak selalu tercermin dari statistik semata, melainkan dari ketenangan dan pengaruhnya terhadap rekan setim.

Laga Penentu Langkah Awal

Pertandingan melawan Ratchaburi FC bukan hanya tentang tiga poin atau keunggulan agregat. Laga ini menjadi:

  • Penentu arah langkah PERSIB di ACL 2
  • Ajang pembuktian Layvin Kurzawa
  • Ujian mentalitas tim di level Asia

PERSIB datang ke Thailand dengan satu misi: menang dan pulang dengan kepala tegak.

Kami akan berusaha memberikan yang terbaik di pertandingan ini,” tutup Kurzawa dengan penuh keyakinan.

SupersemarNewsTeam