
SupersemarNews,JAKARTA, — Presiden Republik Indonesia menerima Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/5/2026), guna membahas perkembangan sejumlah program strategis nasional di bidang perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
WADalam pertemuan tersebut, pemerintah membahas penguatan program perlindungan sosial dengan total alokasi anggaran mencapai Rp508,6 triliun. Anggaran itu disiapkan untuk mendukung berbagai program bantuan sosial dan peningkatan kesejahteraan masyarakat
Presiden juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian nasional.
Selain itu, pemerintah memetakan sebanyak 88 kabupaten/kota prioritas yang menjadi fokus percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program penanganan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat turut menyampaikan perkembangan kinerja kementerian dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Upaya itu dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, peningkatan akses pembiayaan dan pendampingan usaha bagi masyarakat, serta perluasan kesempatan kerja
.Pemerintah berharap sinergi antarkementerian dan lembaga dapat memperkuat pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan di berbagai daerah.
