SAMPIT, Supersemar News – Terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap kian tebal melanda wilayah Kotawaringin Timur yang mana pemerintah daerah Kotawaringin Timur sudah melakukan segala upaya untuk memadamkan api dan meningkatkan fasilitas untuk membantu memantau titik api yang sulit di jangkau.
Dal hal karhutla Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah( BPBD) kucurkan dana sebesar Rp 920.000.000.,-(Sembilan Ratus Dua Puluh Juta Rupiah)dalam pengadaan unit kendaraan roda dua jenis trail tipe KLX 150 SE+ dengan harga Rp 45.150.000,- per unit sebanyak 10 unit ,dan SRF 150 ESL dengan harga Rp 39.614.000,- per unit sebanyak 10 unit untuk setiap posko karhutla di setiap kecamatan wilayah Kotawaringin Timur. Anggaran tersebut berasal dari Dana Biaya Tidak Terduga (BTT- KOTIM) Tahun 2026.
Melalui klarifikasi tertulis nya kepala pelaksana BPBD Kotim Imam Subekti S,Pt.MM.menyampaikan rincian peruntukan kendaraan roda dua tersebut untuk setiap posko kecamatan wilayah Kotawaringin Timur.
Untuk Kecamatan Baamang , Mentaya Hilir Utara,M B Ketapang ,kota besi , Mentaya hilir Selatan, Teluk Sampit,Telawang,Seranau, Parenggean , Telaga Antang,Tualan Hulu, Antang kalang,Cempaga hulu, Bukit Santuai,Cempaga, Mentaya hulu masing-masing kecamatan tersebut diberikan 1 unit kendaraan roda dua jenis trail,dan 3 unit kendaraan roda dua jenis trail untuk kecamatan Pulau Hanaut,dan 1 unit untuk BPBD Kotim.

Pengadaan unit kendaraan roda dua jenis trail tersebut diperlukan oleh pihak kecamatan untuk patroli, ground titik hotspot dan operasional pemadaman darat(membawa mesin dan slang) untuk wilayah yang sulit mengunakan kendaraan roda empat (SUP 88)












Komentar