
SUPERSEMARNEWS.COM BOGOR – Tajurhalang– Penemuan mayat seorang pria berpakaian lengkap menggegerkan warga Desa Leuwiliang, Bogor, Senin (18/11).
Korban ditemukan di sebuah kebun oleh seorang warga yang hendak membuang sampah.
Kondisi korban saat ditemukan menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Luka bekas penganiayaan terlihat jelas di bagian pundak.
Atas laporan warga, pihak kepolisian segera mengevakuasi jasad korban ke RSUD Leuweliang untuk dilakukan otopsi.
Hasil otopsi mengungkap identitas korban sebagai Muhammad Rafli, seorang pengusaha online yang juga dikenal sebagai bujangan asal Desa Tajurhalang.
Berdasarkan keterangan keluarga, Rafli meninggalkan rumah pada Minggu malam dan tidak kembali hingga Senin pagi.
Kapolsek setempat, AKP Dedi Surya, menyatakan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan mendalam.
“Kami menemukan indikasi kuat bahwa korban mengalami penganiayaan sebelum tewas. Saat ini, kami sedang menggali informasi dari keluarga dan saksi-saksi di sekitar lokasi penemuan,” ujar Dedi.
Warga sekitar mengaku terkejut dengan kejadian ini. Menurut tetangga, Rafi dikenal sebagai sosok yang ramah dan jarang terlibat konflik.
“Dia orangnya baik, tidak pernah ada masalah sama orang lain. Kami kaget mendengar kabar ini,” ujar salah satu warga.
Pihak keluarga korban berharap polisi dapat segera mengungkap pelaku di balik kejadian tragis ini.
“Kami ingin keadilan untuk Rafi. Semoga pelakunya bisa segera ditemukan dan dihukum seberat-beratnya,” ungkap salah satu kerabat korban.
Hingga saat ini, polisi terus mengumpulkan bukti di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.
Masyarakat diminta untuk melaporkan jika mengetahui informasi yang dapat membantu penyelidikan.
(SupersemarNewsTeam)
(R/ Sangga Buana)
