Bareskrim Selidiki Tambang Nikel Ilegal di Raja Ampat

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

“Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum atas penyalahgunaan tambang, BBM subsidi, gas bersubsidi, satwa dilindungi, hingga penambangan pasir ilegal,” ujar Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin saat konferensi pers, Rabu, 11 Juni 2025.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR, 11 Juni 2025 – Bareskrim Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) menyelidiki aktivitas tambang nikel ilegal di Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Empat Perusahaan Dicabut Izin

Pemerintah telah mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP) empat perusahaan, yakni:

  • PT. Anugerah Surya Pratama
  • PT. Nurham
  • PT. Melia Raymond Perkasa
  • PT. Kawai Sejahtera Mining
Baca Juga :  SILATURAHIM SUPERSEMAR LAW FIRM DAN NEWS KE BAKAMLA RI, PERKUAT KOMUNIKASI DAN SINERGI ANTARLEMBAGA

Keempatnya tetap beroperasi meski tanpa izin. Oleh karena itu, penyelidikan terus dilakukan.

Sesuai Aturan Hukum

Direktur Tindak Pidana Tertentu, Brigjen Pol. Nunung Syaifuddin, S.I.K., M.M., menegaskan penyelidikan berjalan sesuai ketentuan.

“Kita masih dalam penyelidikan. Sesuai undang-undang, kita boleh kok. Kecuali undang-undangnya gak boleh,” tegas Nunung saat dikonfirmasi, Rabu (11/6).

Potensi Kerusakan Lingkungan

Selain pelanggaran hukum, Bareskrim menyoroti potensi kerusakan lingkungan akibat eksploitasi liar tersebut. Kasus ini memperlihatkan pentingnya pengawasan terhadap praktik pertambangan di wilayah konservasi maritim seperti Raja Ampat.

Baca Juga :  Yamaha Klaim Penjualan Motor Meningkat 10 Persen pada 2026

Upaya Tegas Penegak Hukum

Polri memastikan akan bertindak tegas terhadap pelanggar aturan demi menjaga kelestarian lingkungan dan kedaulatan hukum.

Untuk berita hukum lainnya, simak juga:
🔗 Penutupan Tambang Ilegal di Kalimantan
🔗 TNI-Polri Perkuat Pengawasan Lingkungan

Editor: SanggaBuana
Sumber: Divisi Humas Polri

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru