
Sejumlah pelayat berkumpul di rumah duka Jalan Bangbarung Raya, Bogor Utara, mendoakan jenazah Iswara Natanegara, mantan Wali Kota Bogor, yang wafat pada Minggu, 6 Juli 2025. Terlihat potret resmi almarhum dalam balutan seragam Wali Kota turut disandingkan di sisi jenazah, menandai penghormatan terakhir untuk sosok administrator telaten tersebut.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Iswara Natanegara, mantan Wali Kota Bogor 1999–2004, wafat pada Minggu, 6 Juli 2025. Kepergian sosok birokrat senior ini meninggalkan duka mendalam, termasuk bagi Wamendagri Bima Arya.
Sosok Administrator Telaten
Usai melayat ke rumah duka di Jalan Bangbarung Raya, Bogor Utara, Bima Arya mengenang sosok almarhum sebagai administrator telaten dan disiplin.
“Saya belajar banyak dari Pak Iswara. Beliau pemimpin yang rapi dan sistematis,” kata Bima Arya, Minggu malam.
Beberapa hari setelah dilantik sebagai Wali Kota Bogor, Bima Arya sempat bertemu langsung dengan Iswara. Dari pertemuan itu, ia memetik pelajaran penting soal pencatatan dan kedisiplinan birokrasi.
Warisan Kepemimpinan
Menurut Bima, gaya kepemimpinan Iswara menciptakan budaya briefing staf harian, yang kini menjadi kebiasaan di lingkungan Pemkot Bogor.
Banyak pejabat Pemkot saat ini merupakan hasil didikan Iswara. “Itu warisan nyata. Beliau bukan hanya pemimpin, tapi mentor yang membentuk generasi birokrat,” ujarnya.
Tetap Aktif hingga Pensiun
Meski sudah pensiun, Iswara tetap aktif menghadiri berbagai acara Pemkot. “Beliau tak pernah merepotkan. Selalu hadir tanpa pemberitahuan,” ungkap Bima.
Bagi Bima Arya, kesederhanaan dan semangat hadir di tengah masyarakat membuat Iswara sangat berkesan.
Iswara Natanegara dimakamkan Senin pagi, 7 Juli 2025, di Bandung. Rumah duka sejak sore dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
