Kenyamanan Bis Trans Metro Pakuan mulai dirasakan warga Kota Bogor, seperti terlihat pada gambar di atas. Sejumlah penumpang, termasuk ibu-ibu dan anak-anak, menikmati perjalanan dalam bus yang bersih dan modern. Dengan pengelolaan baru oleh Pemkot Bogor, layanan ini diharapkan semakin meningkatkan mobilitas masyarakat di Koridor 1 dan 2.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Layanan transportasi massal BisKita Trans Pakuan kini resmi berganti nama menjadi Bis Trans Metro Pakuan. Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Saputra, mengonfirmasi perubahan ini sekaligus rencana operasional bus baru.

Menurut Marse, Pemkot Bogor mengalokasikan anggaran Rp10 miliar dari APBD untuk menjalankan dua koridor utama: Koridor 1 (Bubulak-Cidangiang) dan Koridor 2 (Bubulak-Ciawi). Namun, dana ini hanya cukup untuk mengoperasikan 17 hingga 25 unit dan mencakup layanan selama enam bulan.

Lebih lanjut, ia berharap ada tambahan anggaran dari APBD Perubahan dan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) agar layanan bisa berlanjut hingga Desember 2025. Proses lelang ditargetkan selesai pada Februari, sehingga Maret layanan baru dapat beroperasi.

Pemkot Bogor kini mengelola bus melalui Dishub dengan dana APBD, menggantikan BisKita yang dikelola Kementerian. Trans Metro Pakuan mencerminkan Bogor sebagai kota metropolitan bersejarah.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana