
Gadis warga Sampit curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena diperas dan ditipu diduga oleh dukun palsu cabul.
SAMPIT, Supersemar News — Korban, Bunga (26) seorang karyawati di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), curhat virtual ke Cak Sam Polda Kalteng karena ditipu dan diperas seseorang yang mengaku dukun dari Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (21/4/2026).
Menanggapi kejadian ini, Cak Sam mengimbau kepada masyarakat Kalteng ini hendaknya dijadikan pelajaran bagi kita semua. Jangan gampang percaya dengan orang di media sosial karena di dunia maya banyak akun-akun palsu yang mengatasnamakan orang lain.
“Video korban mau disalahgunakan oleh pelaku diduga seorang dukun penipuan dengan iming-iming mau membantu Bunga mengembalikan pasangannya, karna pelaku mengatakan pasangan Bunga itu dipelet oleh wanita lain. Lalu, Bunga disuruh menggunakan ritual yang dia minta dengan membuat video sebadan untuk direkam oleh pelaku,“ kata Cak Sam.
Bunga diminta untuk melanjutkan apa yang diminta oleh pelaku tersebut untuk melakukan hal lain dan korban menolak, akan tetapi korban diancam oleh pelaku untuk membeberkan kejadian tersebut kepada teman, kerabat, dan keluarga korban.
“Bunga bingung atas kejadian ini, apabila sampai disebarluaskan oleh pelaku, karena pelaku sudah mengetahui lokasi Bunga dan keluarganya. Bunga kenal dengan pelaku melalui Tiktok melalui seorang perempuan, selanjutnya Bunga melakukan video call kepada pelaku untuk mengetahui wajah pelaku. Namun pelaku menolak,“ jelas Cak Sam.
Baca juga berita lainnya
- Dr. Shinta Purwitasari: Semangat Kartini Hidup dalam Pelayanan Kantah Jakarta Barat
- Wali Kota Jakarta Barat: Semangat Kartini Adalah Keberanian Perempuan Menentukan Pilihan Hidup
- Satresmob Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Uang Dolar Palsu, Lima Orang Ditangkap
- Kabaharkam Polri Karyoto Tekankan Empati dan Peran Aktif Personel saat Supervisi di Polda Jatim
- Polda Metro Jaya Bongkar Lab Vape Etomidate di Tangerang, 380.996 Jiwa Disebut Terselamatkan
Bunga mengetahui pelaku ini melalui perantara seorang perempuan yang diduga pernah disembuhkankan oleh pelaku dukun tersebut yang diduga dengan panggilan Abah Gheni
“Pelaku meminta transfer uang kepada Bunga Rp 500 ribu untuk membeli sesajen ritual. Setelah itu, pelaku minta dikirimi uang lagi Rp 600 ribu untuk membeli ayam hitam. Tidak sampai disitu, sebagai syarat ritual, korban harus mengirimkan video seluruh badan tanpa busana. Lalu, minta uang lagi Rp 300 ribu untuk membuang sesajen ke tengah laut. Itu semua dituruti oleh Bunga. Tapi waktu pelaku minta dikirimi lagi, video tanpa busana seolah-olah dia sedang berhubungan seksual dengan pacar korban, korban mulai sadar bahwa itu penipuan dan kemudian curhat ke Cak Sam,“ tambah Cak Sam.
Dari kejadian tersebut, Cak Sam menindaklanjutinya dengan menghubungi pelaku dan memberikan peringatan keras agar menghentikan perbuatannya dan menghapus video Bunga.
“Saya memberikan informasi kepada Bunga, agar membuat laporan ke Polres Kotim untuk ditindaklanjuti, agar kasus ini bisa diproses hukum. Jadikan ini pelajaran dan jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal di medsos, karena banyak akun-akun palsu,“ pungkasnya.
(Fauji)
