
Club motor Bacoot Riders Pontianak saat beristirahat di hotel Aquarius Sampit dan wawancara oleh media Supersemar News. (Fauji/Supersemar News)
SAMPIT, Supersemar News – Club motor Bacoot Riders Pontianak akan menghadiri acara Kalimantan Bike Week yang digelar di Balikpapan pada 8 November 2025. Kegiatan ini dihadiri sekitar 500 peserta dari club motor yang ada di Kalimantan maupun luar Kalimantan.
Ketua Club Motor Bacoot Riders Pontianak, Hadi, menyampaikan bahwa club nya akan menghadiri acara Kalimantan Bike Week di Balikpapan. “Ini pertama kali saya ikut ke Balikpapan. Kita dari Bacoot Riders Pontianak, semuanya dari Pontianak dengan Ketapang yang berjumlah 11 orang. Dan ada club lain dari Pontianak juga ramai hadir dalam acara ini,“ kata Hadi saat diwawancarai media ini pada Rabu (5/11).
Hadi menjelaskan bahwa mereka berangkat dari Pontianak kemarin siang dan nginap di Sandai dulu. “Dari Sandai menuju Sampit. Dari Sampit menuju ke Banjarmasin. Nginap di Banjarmasin. Sampai di Banjarmasin, kami menuju Balikpapan,“ ucapnya.
Hadi menambahkan bahwa mereka akan mengunjungi IKN pada tanggal 6-7 November 2025. “Dari selama perjalanan sekitar 8 hari dari total PP. Kita dapat merasakan kebersamaan, dan bisa mengenal satu sama lain dengan kawan-kawan,“ ujarnya.
Hadi juga membagikan pengalamannya saat melakukan perjalanan ke NTT beberapa waktu lalu. “Pengalaman kita perjalan paling jauh baru di NTT kemarin, dengan menempuh perjalan sekitar 14 hari. Dari perjalanan kita melihat dari pembangunannya, terutama infrastruktur, anatara Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan wilayah timur kemarin, kita kalah. Kemarin di perjalanan kami ke NTT, jalannya justru bagus, mulus,“ katanya.
Namun, Hadi juga menyampaikan bahwa kondisi jalan di Kalteng masih banyak yang berlubang-lubang. “Dari Lamandau sampai ke Sampit jalannya sudah banyak yang berlubang-lubang. Kemarin juga ada beberapa rekan juga yang dari tim lain juga crash, accident. Karena, kondisi jalan memang kurang mendukung,“ tambahnya.
Hadi memberikan pesan kepada para pengendara motor untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. “Bagi pengendara motor di jalan jangan ugal-ugalan. Kita tetap ikut aturan, kita konvoi touring ramai-ramai boleh. Tapi jangan sampai arogan, dan jangan kita mengambil hak pengguna jalan lain juga. Tetap mematuhi aturan lalu lintas,“ pungkasnya.
(Fauji)
