JAKARTA, Supersemar News – PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), emiten jalan tol milik pengusaha Jusuf Hamka, akan menggelar Penambahan Modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue.

‎Jumlah saham baru yang akan diterbitkan dalam aksi korporasi ini yaitu 2,32 miliar lembar, dengan harga pelaksanaan yang belum ditentukan.

‎Namun dengan asumsi harga saham Rp1.440 per lembar saat penutupan perdagangan pekan lalu, CMNP berpotensi meraup dana segar hingga Rp3,21 triliun atau setara 19,42% dari total ekuitas pada akhir 2025.

‎“Direksi perseroan akan mengajukan persetujuan rencana PUT III dengan HMETD kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), yang akan diselenggarakan pada hari Selasa, tanggal 26 Mei 2026,” jelas manajemen CMNP, dalam keterangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan lalu.

‎CMNP berencana mengalokasikan dana hasil rights issue ini untuk pengembangan usaha, serta setoran atau pinjaman ke anak usaha. Rencana ini sejalan dengan pengembangan jalan tol Ir. Wiyoto-Wiyono, serta pembangunan jalan tol Ruas Depok-Antasari (seksi 3-4).

‎Pemegang saham CMNP berpotensi menghadapi dilusi kepemilikan saham hingga 25% jika tidak mengambil bagian dalam rights issue, menurut pemaparan manajemen.

‎Mayoritas saham CMNP saat ini berada di bawah kendali BP2S SG/BNP Paribas Singapore Branch Wealth Management, dengan kepemilikan 59,35%. Feisal Hamka memiliki 5% saham, Farid Hamka 4,99%, dan Merah Putih International Limited memiliki 4,96% saham, dan Mohamad Jusuf Hamka 4,03%.

‎Meski porsi saham yang dimiliki secara langsung di bawah 5%, Mohamad Jusuf Hamka tercatat sebagai Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari saham CMNP.

‎Pada perdagangan Senin (20/4) hari ini, harga saham CMNP dibuka melesat 25% atau Rp360 per lembar, menjadi Rp1.800. Namun sejak awal tahun, harga saham CMNP hanya naik 1,98%.

(Dasen CM)