Kalau banyak lahan perkebunan malah jadi bangunan, jangan disebut PT Perkebunan, lebih cocok jadi PT Kontraktor Tanah!” – Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyoroti maraknya alih fungsi lahan di kawasan hutan dan perkebunan. Ia menilai PT Perkebunan Nusantara (PTPN) telah menyimpang dari fungsinya.

“Kita ubah daerah perkebunan yang sudah tidak mampu berkebun, tetapi jangan dijadikan areal lain di luar peruntukan perkebunan atau perhutanan,” tegas Dedi Mulyadi di hadapan para kepala daerah se-Jawa Barat.

Menurutnya, banyak lahan perkebunan PTPN kini justru dipenuhi bangunan. “Kalau begitu, jangan disebut PT Perkebunan. Lebih cocok jadi PT Kontraktor Tanah. Harus diubah, semua areal PTPN hanya untuk perkebunan atau perhutanan,” ujarnya.

Dedi menekankan pentingnya kedekatan dengan alam dalam membangun daerah. “Kita ini manusia Indonesia yang harus bersenyawa dengan tanah, air, udara, dan panas matahari. Kalau terganggu, manusia sejati pasti gelisah,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa kerusakan lingkungan akan berujung pada ketidaktenangan hidup. “Orang yang merusak tanah, air, udara, dan matahari meskipun kaya, hidupnya akan gelisah selamanya,” pungkas Dedi Mulyadi.

SupersemarNewsTeam
SanggaBuana