
Proyek Pasar Sukasari terus dikebut agar segera rampung, menghadirkan desain modern dengan atap bergelombang khas dan konsep ramah lingkungan. Dengan tambahan area parkir di basement, pasar ini diharapkan mampu menampung lebih banyak pengunjung dan pedagang dari Pasar Bogor serta Plaza Bogor.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, pesimistis proyek Pasar Sukasari selesai tepat waktu setelah meninjau langsung ke lokasi. Ia pun meminta pengembang segera mempercepat pengerjaan.
“Kemungkinan belum rampung sesuai target kecuali tenaga kerja ditambah dan pekerjaan dipercepat,” tegas Dedie.
Jika molor, relokasi pedagang dari Pasar Bogor dan Plaza Bogor ikut tertunda. Apalagi, pedagang mencapai puncak aktivitas saat malam takbiran dan kembali berjualan satu hingga dua minggu setelah Lebaran.
“Kalau pasarnya belum siap, bagaimana kita bisa meyakinkan pedagang pindah?” katanya.
Terkait konsekuensi, Dedie mengingatkan ada klausul denda dalam perjanjian jika proyek terlambat. Pengembang harus memilih antara membayar denda atau mempercepat pembangunan.
Sementara itu, Site Manager CV Purnabri, Alby Satria Fajar, berjanji menambah tenaga kerja dan memperpanjang waktu kerja untuk mengejar target. Namun, ia mengakui kendala di lapangan, terutama terkait tambahan pekerjaan di basement 2 untuk lahan parkir.
“Awalnya parkir hanya di depan dan belakang pasar, tapi aturan mengharuskan kapasitas lebih besar, jadi kami menambah area di basement,” jelasnya.
Dimulai sejak September 2023, proyek ini kini mencapai 91 persen. Pasar Sukasari nantinya memiliki 640 kios dengan berbagai zona, termasuk tekstil, sayuran, perhiasan, dan kuliner.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
