PALANGKA RAYA, Supersemar News – Seorang gadis berinisial BA (23, yang bekerja di tempat hiburan malam di Kota Palangka Raya, meminta bantuan Cak Sam Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) karena merasa diganggu mantan pacarnya, Jumat (15/5/2026).

BA mengaku diminta mengembalikan kulkas dan mesin cuci yang pernah diberikan saat masih berpacaran.

KU (31), mantan pacar BA, datang ke kos dan menuntut barang tersebut dikembalikan. Padahal, menurut BA, hubungan keduanya sudah berlangsung hampir satu tahun dengan restu keluarga masing-masing. Selama pacaran, KU juga sering berjanji akan menikahi BA.

BA menyampaikan keluhannya kepada Cak Sam. Ia merasa dirugikan karena sudah menjalin hubungan layaknya suami istri berdasarkan janji pernikahan, namun kini malah dituduh melakukan ancaman.

“Dia bilang saya ngancam dia kalau tidak balikan sama dia, nyatanya dia sendiri yang datang ke saya dan ngancam saya dengan mengembalikan barang yang telah dia beli buat saya seperti kulkas dan mesin cuci,” ujar BA saat curhat ke Cak Sam.

BA menjelaskan, hubungan mereka sudah diketahui keluarga. Bahkan orang tua KU pernah datang ke kampung halaman BA dan memberikan uang sebesar Rp50 ribu. Setelah itu, BA merasa KU mulai bersikap semena-mena dan sering berlindung di balik orang tuanya.

“Saya sudah ngomong baik-baik dengan keluarganya, yang katanya bakal menasehati dia tapi tidak pernah ada. Yang ada saya yang dipojokkan. Orang tua saya sampai tidak memberi restu karena saking lamanya menunggu yang katanya mau nikahin,” katanya.

Meski sudah putus, KU masih mendatangi kos BA dan meminta rujuk. Merasa tertekan, BA akhirnya meminta bantuan Cak Sam untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Cak Sam kemudian mempertemukan BA dan KU untuk dimediasi. Dalam pertemuan itu, Cak Sam memberikan pembinaan kepada KU agar tidak lagi mengganggu mantan pacarnya.

“Barang yang sudah diberikan sewaktu pacaran tidak boleh diambil lagi, apalagi pacarannya sudah seperti suami istri dan kalau sudah putus tidak boleh saling mengganggu,” tegas Cak Sam.

Setelah mendapat pembinaan, KU bersedia tidak mengambil kulkas dan mesin cuci yang sudah diberikan. Ia juga berjanji tidak akan mengganggu BA lagi.
(Fauji)