
Kapolri bersama Menteri Pertanian dan pejabat terkait turun langsung tanam jagung, wujud nyata hilirisasi jagung dan dukungan koperasi untuk petani.
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Polri dalam mendukung hilirisasi pertanian, khususnya jagung. Dalam kunjungan ke Polda Jateng, ia menyampaikan keterlibatan Koperasi Merah Putih untuk memperkuat pembiayaan, distribusi, dan penyimpanan hasil panen.
Langkah ini sejalan dengan target pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045. “Kami mendukung penuh setiap agenda pemerintah untuk memperkuat posisi tawar petani,” ujar Kapolri, Rabu (9/7).
Tanam Jagung di Lahan Potensial
Secara simbolis, Kapolri memimpin penanaman jagung di lahan seluas 38.750 hektare di bawah wilayah hukum Polda Jateng. Potensi lahan jagung nasional tercatat mencapai 795.339 hektare yang tersebar di 36 wilayah Indonesia.
Kolaborasi Polri melibatkan Perhutani, Inhutani, dan beberapa kementerian. Dukungan teknis turut diberikan, termasuk 500 alat uji tanah, 89 alat pemipil jagung, 100 alat pengukur kadar air, dan 93 alat pengering hasil panen.
Penguatan Modal dan Jaminan Harga
Selain itu, keterlibatan koperasi juga bertujuan mempermudah akses permodalan petani dan memastikan jaminan harga sesuai standar pemerintah. Dengan begitu, petani bisa lebih kuat secara ekonomi dan berdaya saing tinggi.
Ke depan, Polri berharap inisiatif ini meluas ke seluruh sentra jagung di Indonesia. Keterlibatan semua pihak, termasuk koperasi lokal, jadi kunci sukses program ini.
SupersemarNewsTeam
SanggaBuana
