Bus BTS Biskita Transpakuan Kota Bogor kembali menjadi sorotan dalam proses lelang layanan oleh Kemenhub melalui e-Katalog, sebagai upaya peningkatan layanan transportasi massal di kawasan perkotaan.

Progres Lelang BTS Melalui E-Katalog
SUPERSEMARNEWS BOGOR – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melanjutkan Program Buy The Service (BTS) Biskita Transpakuan Kota Bogor dengan membuka proses lelang melalui e-Katalog Kemenhub.

Pantauan Supersemar News menunjukkan dua etalase produk terkait BTS. Pertama, Jasa Penyelenggaraan Manajemen Pengelola (MP), yang mencakup:

  1. Jasa Pendampingan Pengawasan dan Evaluasi,
  2. Jasa Sewa Sistem Informasi Manajemen Operasional,
  3. Jasa Pendampingan dan Sewa Sistem Informasi Manajemen Operasional.

Etalase kedua, Layanan Angkutan Massal Berbasis Jalan di kawasan perkotaan.

Respons Dishub Kota Bogor
Kepala Dishub Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, mengatakan pihaknya belum menerima kabar terbaru dari Kemenhub. “Kalau di website sudah seperti itu, mungkin sudah masuk tahap selanjutnya. Kami akan mengupdate kabar ke Kemenhub pada Senin, 13 Januari 2025.”

Pembahasan Bersama Dishub Jawa Barat
Dalam pertemuan Dishub se-Jawa Barat, program BTS menjadi perhatian, terutama terkait rencana Kemenhub menyerahkan pengelolaan program BTS ke Kota Bogor pada 2026.

Tahapan Lelang IT dan Operator
Lelang IT telah dimulai untuk mempersiapkan jalur, trayek, dan rute. “Ini bagian penting sebelum lelang Manajemen Pengawasan (MP) dan operator,” jelas Marse.

Setelah proses selesai, operator terpilih akan kembali mengoperasikan BTS Biskita Transpakuan di Kota Bogor.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana