Kegiatan ini dilakukan bertujuan untuk mencegah penyakit menular. (Lapas Sampit)

SAMPIT, Supersemar News – Lapas Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menggelar kegiatan seminar kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) program rehabilitasi sosial.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari dr. Kaharuddin, yang memberikan penyuluhan tentang gejala dan pencegahan penyakit menular seperti TBC (Tuberkulosis) dan Hepatitis selaku dokter Klinik Pratama Lapas Sampit, Senin (13/10/2025).

Dalam paparannya, dr. Kaharuddin menjelaskan pengertian dari kedua penyakit tersebut. Ia menyebutkan bahwa TBC merupakan penyakit infeksi yang menyerang paru-paru yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, sedangkan Hepatitis adalah peradangan hati yang dapat disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi alkohol berlebihan, atau penggunaan obat-obatan tertentu.

Lebih lanjut, dr. Kaharuddin menguraikan faktor-faktor penyebab yang dapat memicu timbulnya penyakit ini, seperti lingkungan yang tidak bersih, pola makan yang tidak sehat, kurangnya ventilasi udara, serta kebiasaan berbagi barang pribadi seperti alat makan atau sikat gigi.

Beliau juga memaparkan gejala-gejala awal yang perlu diwaspadai, seperti batuk berkepanjangan, demam, penurunan berat badan, mudah lelah, serta kulit dan mata yang menguning sebagai indikasi awal Hepatitis.

Selain itu, dr. Kaharuddin menekankan pentingnya mengetahui cara penyebaran penyakit tersebut, di antaranya melalui udara (batuk/bersin penderita TBC), kontak langsung dengan cairan tubuh, atau penggunaan jarum suntik yang tidak steril.

Sebagai upaya pencegahan, ia mengimbau seluruh WBP agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, mencuci tangan dengan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, rajin berolahraga, serta tidak merokok maupun menggunakan narkoba.

“Gaya hidup sehat menjadi kunci utama dalam mencegah penyakit menular. Jagalah kebersihan diri dan lingkungan, konsumsi makanan bergizi, serta periksakan kesehatan secara rutin,” pesan dr. Kaharuddin di akhir penyampaiannya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan WBP tentang kesehatan, sekaligus mendorong mereka untuk menerapkan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari proses rehabilitasi sosial di Lapas Kelas IIB Sampit.

(FAUJI/Supersemar News)