
“Mewujudkan swasembada gula nasional bukan hanya target, tapi komitmen nyata bersama petani dan teknologi.” – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah mewujudkan swasembada gula nasional pada 2028. Langkah ini bertujuan menekan impor dan menghemat devisa negara hingga puluhan triliun rupiah.
Dorong Produktivitas dan Efisiensi
Saat menghadiri panen dan tanam perdana tebu di Lumajang, Jawa Timur, Mentan menekankan strategi peningkatan produktivitas dan efisiensi budidaya. Pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi modern serta perbaikan tata kelola pertanian tebu.
“Kami fokus pada efisiensi dan hasil maksimal. Petani harus untung, negara juga untung,” ujar Amran.

“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan produktivitas tebu meningkat dan petani makin sejahtera.” – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci
Amran menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas sektor. Ia menggandeng Kementerian BUMN, swasta, serta pemerintah daerah untuk mempercepat target swasembada. Langkah ini selaras dengan rencana pemenuhan kebutuhan gula konsumsi pada 2028 dan gula industri serta bioetanol pada 2030.
Pemberdayaan Petani Tebu
Sebagai langkah konkret, Kementan akan memperluas lahan tebu dan memberikan pelatihan intensif kepada petani. Program ini diharapkan mendorong petani menjadi aktor utama dalam ketahanan pangan nasional.
Editor: SanggaBuana
Sumber: Kementerian Pertanian RI
