PALANGKA RAYA, SUPERSEMAR NEWS – Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Prof. Dr. Ir. Salampak, M.S., IPU membuka kegiatan kuliah umum bersama Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin di Aula Rahan UPR, Jumat (28/11/2025). Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum berharga bagi mahasiswa untuk memperluas cakrawala pemikiran serta mempersiapkan diri menghadapi peluang bekerja di tingkat internasional. Ia juga berharap mahasiswa UPR tidak hanya berorientasi pada dunia kerja domestik, tetapi berani bersaing dan tampil sebagai SDM unggul bertaraf global.

Usai sambutan, Mukhtarudin menyampaikan materi kuliah umum yang berfokus pada kesiapan generasi muda dalam menghadapi persaingan kerja luar negeri. Ia memotivasi mahasiswa agar tidak ragu mengambil peluang internasional, mengingat banyak Warga Negara Indonesia (WNI) yang telah sukses dan berkontribusi besar setelah kembali dari pengalaman bekerja di luar negeri.

“Banyak orang-orang dari pekerja migran sukses ketika kembali ke Indonesia. Ini membuktikan bahwa kesempatan di luar negeri sangat besar, asal dipersiapkan dengan baik,” ujarnya dalam pemaparan materi.

Dalam penyampaiannya, Menteri P2MI memaparkan transformasi kelembagaan perlindungan pekerja migran yang diperkuat melalui UU No. 18 Tahun 2017 Pasal 39 Huruf A, yang menegaskan peran pemerintah pusat dalam memberikan perlindungan bagi Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan keluarga. Penguatan regulasi tersebut kemudian dilanjutkan melalui Perpres No. 139 Tahun 2024 sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkokoh tata kelola migrasi tenaga kerja secara profesional dan terpusat.

Mukhtarudin menekankan bahwa mahasiswa harus menyiapkan kemampuan bahasa, pengetahuan global, hingga keterampilan teknis agar mampu bersaing dalam pasar kerja internasional. Ia juga menyampaikan rencana pendirian Migrant Center di UPR yang nantinya menjadi pusat informasi dan konsultasi resmi terkait prosedur kerja migran, persyaratan keberangkatan, dan perlindungan hukum, sehingga masyarakat tidak mudah terjebak penipuan maupun perekrutan ilegal.

Kegiatan kuliah umum diakhiri dengan penyerahan cenderamata serta sesi foto bersama antara Menteri P2MI, jajaran Rektorat, dan peserta kegiatan sebagai bentuk apresiasi dan mempererat kerja sama. Suasana acara terlihat formal namun hangat, menggambarkan harapan besar agar mahasiswa UPR mampu menjadi bagian dari SDM unggul yang siap mendunia. (Kevin)