Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) meninjau langsung kawasan yang disegel di Puncak Bogor. Mereka berkomitmen untuk menegakkan aturan dan mengembalikan fungsi kawasan guna mencegah bencana lebih lanjut.

SUPERSEMAR NEWS BOGOR – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan komitmennya dalam penegakan hukum di Kawasan Puncak Bogor. Ia menilai langkah korektif diperlukan untuk mengembalikan fungsi kawasan dan mencegah bencana lebih lanjut.

“Kami menerima banyak aduan dari masyarakat dan melihat dampak banjir yang luar biasa di Puncak Bogor,” ujar Zulkifli Hasan di Cisarua, Kamis (6/3).

Dalam kunjungan dengan KLH/BPLH dan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, petugas menyegel empat lokasi: Pabrik Teh Talaga Saat, Hibisc Fantasy, Agrowisata Gunung Mas, dan Eiger Adventure Land.

Zulkifli Hasan menegaskan bahwa penyegelan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menegakkan aturan. Selain itu, pemerintah juga akan mempertimbangkan kondisi kawasan kritis agar langkah yang diambil tetap adil bagi semua pihak.

“Pemerintah pusat telah meminta kami terus bekerja keras. Kita tidak boleh lelah karena bencana ini berdampak pada lebih dari 11 juta penduduk Jakarta,” jelasnya.

Ia juga mengisyaratkan adanya kemungkinan penyegelan lokasi lain yang melanggar tata ruang di Puncak.

“Jika tidak segera ditangani, risiko korban jiwa dan kerugian material bisa semakin besar,” tambahnya.

SupersemarNewsTeam
Reporter: R/SanggaBuana