Menyalakan layar sebelum tidur bisa sebabkan gangguan tidur

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 22:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Jakarta – Menggulirkan layar ponsel atau scrolling media sosial, menonton episode serial favorit hingga berkirim pesan teks atau memeriksa pesan elektronik kerap menjadi rutinitas harian sebelum tidur untuk bersantai.

Namun kebiasaan ini memiliki dampak yang kurang baik. Para peneliti memperkirakan hanya satu jam penggunaan layar dapat meningkatkan risiko insomnia hingga 59 persen dan mengurangi durasi tidur hingga 24 menit.

“Kami tidak menemukan perbedaan signifikan antara media sosial dan aktivitas layar lainnya yang menunjukkan bahwa penggunaan layar itu sendiri merupakan faktor utama dalam gangguan tidur. Kemungkinan karena perpindahan waktu di mana penggunaan layar menunda tidur dengan menghabiskan waktu yang seharusnya dihabiskan untuk beristirahat,” kata penulis utama studi tersebut Dr. Gunnhild Johnsen Hjetland dari Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia dikutip dari Medical Daily, Rabu.

Studi meneliti dampak penggunaan layar terhadap tidur di antara lebih dari 45.000 siswa berusia 18 hingga 28 tahun, penelitian berfokus pada siswa karena masalah tidur sangat umum terjadi pada kelompok ini dan dapat berdampak jangka panjang pada kesehatan dan kesejahteraan mereka.

Temuan mengungkapkan bahwa penggunaan layar mengganggu tidur dalam empat cara utama yakni, notifikasi mengganggu istirahat, waktu layar menggantikan waktu tidur, terlibat dalam aktivitas layar meningkatkan kewaspadaan dan menunda waktu tidur, dan paparan cahaya layar mengganggu ritme sirkadian, sehingga lebih sulit untuk tertidur secara alami.

Meskipun penelitian ini memberikan bukti kuat yang menghubungkan penggunaan layar dengan gangguan tidur, penelitian ini tidak menetapkan hubungan sebab-akibat secara langsung.

Tidak jelas juga apakah waktu menonton layar yang berlebihan menyebabkan insomnia atau apakah orang yang berjuang melawan insomnia lebih cenderung menggunakan layar sebagai mekanisme penanggulangan. Namun, berdasarkan temuan tersebut, para peneliti percaya bahwa sebaiknya menjauhkan perangkat dari tempat tidur agar tidur lebih baik.

“Jika anda kesulitan tidur dan menduga bahwa waktu menonton layar mungkin menjadi faktornya, cobalah untuk mengurangi penggunaan layar di tempat tidur, idealnya berhenti setidaknya 30–60 menit sebelum tidur. Jika anda menggunakan layar, pertimbangkan untuk menonaktifkan notifikasi guna meminimalkan gangguan di malam hari,” pungkasnya.

(Antara)(SupersemarNewsTeam)

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara
Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi
Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!
Anniversary ke-33 KGB Dorong Budaya Sepeda Sehat di Jakarta 2026
Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh
Lukisan Gua Muna Pecahkan Rekor Dunia, Tertua di Bumi
Manfaat Kikil Kaya Kolagen Menurut Pakar IPB, Ini Batas Aman Konsumsinya
Resep Es Teler Sehat Tanpa Santan dan Gula, Takjil Favorit Ramadhan
Berita ini 0 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 22:29 WIB

Graduation BFBL Sidoarjo Batch 13 Angkat Karsa Nusantara

Jumat, 11 September 2026 - 17:26 WIB

Dugaan Keracunan MBG Berulang, Prabowo Didesak Evaluasi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:26 WIB

Kabut Asap HSU: APINDO Bagikan 1.000 Masker Gratis ke Siswa!

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Anniversary ke-33 KGB Dorong Budaya Sepeda Sehat di Jakarta 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:06 WIB

Bareskrim Bongkar Bahaya Whip Pink, Pengguna Alami Lumpuh

Berita Terbaru

Berita utama

Letjen TNI Iwan Setiawan, dari Everest ke Kostrad

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:10 WIB