
Cak Sam mediasi adanya permasalahan diduga pencemaran nama baik dengan kedua belah pihak.
PALANGKA RAYA, Supersemar News — Seorang dosen inisial B (26) di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), curhat ke Cak Sam Polda Kalteng karena dihina dan dicemarkan nama baiknya oleh oknum selebgram berinisial M (28) melalui akun media sosial instagram pada Selasa (21/4/2026).
B tersinggung diduga pencemaran nama baik yang dilakukan M terjadi keributan di media sosial (medsos) yang belum diketahui permasalahan tersebut bisa terjadi.
Cak Sam, menyampaikan bahwa adanya kejadian keributan tersebut menjadi tanda tanya oleh para netizen kepada B atas permasalahan itu. Ia mengatakan bahwa B ini merasa tidak ada masalah dengan M.
“B dalam medsos tersebut menyindir nama M, menyebutkan tentang pekerjaan dan penghinaan kepada orang tua M. Tidak hanya itu, B juga melakukan penghinaan terhadap M dan pasangannya dengan sebutan yang kurang enak dibaca di medsos,“ kata Cak Sam, pada Rabu (22/4).
Baca berita lainnya
- Seskab Terima Dirjen Imigrasi, Bahas Penyederhanaan Layanan Haji hingga Perbaikan Perbatasan
- GASPOL! Kapal Patroli 85 PK Sisir Sungai Mentaya, Polisi di Kotim Gempur Narkoba
- Polisi di Kotim Jaga Kota Sampit Tindak Kriminal Melalui Patroli Malam Keliling
- Oknum Selebgram Hina Dosen Muda di Palangka Raya, Cak Sam Polda Kalteng Bertindak
- Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri kepada Personel Ditresnarkoba PMJ Pengungkap Sabu 516 Kg Jaringan Internasional
Keributan yang terjadi di medsos ini tidak ada konflik dari kedua belah pihak yang diketahui kejadian itu sering dilakukan oleh B. M tidak tau menahu atas dasar apa kejadian tersebut bisa menjadi keributan di medsos.
“Hinaan yang dikatakan dalam medsos tersebut adalah kalimat “anak Pdt yang kelakuan (sifat) kaya (seperti) ibls. B dan pacarnya mukanya juga badannya kaya bbi” itu kalimat yang membuat B merasa tersinggung dan dihina,“ jelas Cak Sam.
Tidak hanya sampai disitu, Cak Sam juga menambahkan bahwa B dan M berteman lama dan pernah satu pekerjaan. Namun, M dikeluarkan diduga karena adanya pelanggaran berat. Hal ini juga yang menjadi salah satu pemicu perseteruan tersebut dari kedua pihak.
Ia (Cak Sam) kemudian mempertemukan B dan M bersama dua pengacara untuk dimediasi dan dilakukan pembinaan agar bijak bermedia sosial.
“Kalau ada masalah apapun dan siapapun, jangan diumbar di media sosial, selesaikan dengan cara baik-baik atau laporkan saja ke polisi. Biarlah polisi yang membantu menyelesaikan permasalah nya,“ nasehat Cak Sam kepada M.
Atas kejadian ini, M mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada B dan M juga berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.
(Fauji)
