Pakar Sebut Kemnlu Lalai Soal Kematian Arya Daru

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 17:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Rekaman CCTV memperlihatkan sosok diduga Arya Daru Pangayunan berada di rooftop gedung Kemenlu pada malam sebelum ia ditemukan tewas.

SUPERSEMAR NEWS – Pakar menyebut Kementerian Luar Negeri lalai terkait kasus kematian diplomat muda Arya Daru Pangayunan (ADP). Sebab, petugas keamanan gedung Kemenlu menunjukkan gelagat aneh ketika ditanya soal peristiwa tersebut.

Malam Sebelum Arya Daru Ditemukan Tewas

Sehari sebelum ditemukan tewas di Menteng, Jakarta Pusat pada 8 Juli 2025, Arya Daru sempat masuk ke gedung Kemenlu. Ia naik ke lantai 12 menuju rooftop, membawa tas dan barang belanjaan seusai dari mal.

Baca Juga :  Bentuk Relawan Kampung Bersih Narkoba, Polresta Banjarmasin: Sinergi Cegah Narkotika

Menurut purnawirawan Polri Komjen Pol (Purn) Oegroseno, gelagat Arya Daru malam itu menunjukkan ia sedang ketakutan dan kemungkinan dibuntuti seseorang. Ia menambahkan, handphone korban hilang dan belum ditemukan, sehingga ada dugaan ponsel itu sengaja dibuang sebelum Arya masuk gedung.

Dugaan dan Analisa Pakar

Oegroseno curiga Arya Daru naik ke rooftop bukan untuk bunuh diri, melainkan memantau situasi di bawah. Namun, pakar IT dan telematika Abhimanyu Wajidjoe Widajat memiliki analisa berbeda.

Menurut Abhimanyu, langkah cepat Arya saat masuk gedung mungkin karena hujan gerimis, bukan karena dikejar. CCTV menunjukkan Arya berjalan santai di rooftop, lalu melihat ke bawah gedung. Ia menduga, korban malam itu telah membuat janji dengan seseorang terkait barang yang dibawanya.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Adik Eks Kepala BNPB Tersangka Main Proyek Dana Bencana

Polisi Masih Belum Temukan Tindak Pidana

Polda Metro Jaya hingga kini menyatakan belum menemukan unsur tindak pidana dalam kematian Arya Daru. Namun, perbedaan analisa antara mantan perwira tinggi Polri dan pakar IT membuat kasus ini masih menjadi tanda tanya besar.

SupersemarNewsTeam
Reporter :
R/Rifay Marzuki
SanggaBuana

Follow WhatsApp Channel supersemarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis
PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat
Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka
Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan
Diduga Delapan Tersangka Ditangkap di Palangka Raya, BB Ratusan Gram Sabu dan Ekstasi Dihancurkan Polisi
Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu
Polres Kotim Gak Kasih Ampun, 3 Polsek Bergerak Serentak Berantas Narkoba
Polisi Gerebek Diduga Sarang Narkoba di Eks Golden Sampit, 31 Orang Diamankan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 00:00 WIB

Peduli Masyarakat, Polisi Fasilitasi Warga Palangka Raya Pelatihan Kerja Gratis

Kamis, 5 November 2026 - 23:51 WIB

PP Polri Dukung Ketegasan Kapolri Tindak Oknum Lakukan Penyadapan Ilegal, Jaga Kepercayaan Masyarakat

Kamis, 5 November 2026 - 23:22 WIB

Gugurnya Personel TNI dalam Misi Water Bombing di Seruyan, Kapolda Kalteng Berduka

Kamis, 5 November 2026 - 23:19 WIB

Kapolda Kalteng Bersama Gubernur dan Pangdam Jenguk Korban Jatuhnya Helikopter di Seruyan

Kamis, 5 November 2026 - 23:04 WIB

Ramai Pembeli, Pemilik Toko Ponsel di Palangka Raya Jadi Korban Pembelian Uang Palsu

Berita Terbaru