
SAMPIT, Supersemar News — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi seluruh warga binaan (tahanan), salah satunya melalui kegiatan ibadah bagi pemeluk agama Hindu Kaharingan, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan ibadah ini dilaksanakan dengan khidmat dan tertib di area yang telah disediakan, serta diikuti oleh warga binaan yang beragama Hindu Kaharingan.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan pengawasan petugas guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.
Kegiatan pembinaan rohani ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, ibadah juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual agar warga binaan dapat memperbaiki diri, menumbuhkan kesadaran, serta membentuk perilaku yang lebih baik selama menjalani masa pidana.
Baca berita lainnya
Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Muhammad Yani, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan.
“Kegiatan ibadah ini merupakan bentuk pemenuhan hak beragama bagi warga binaan sekaligus menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual,“ ucap Kalapas.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga binaan dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih tenang, disiplin, serta memiliki motivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.
“Kami berharap melalui pembinaan rohani seperti ini, warga binaan dapat memperbaiki diri dan memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke masyarakat,” pungkasnya.
(Fauji)
