
SupersemarNews, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggelar rapat koordinasi penataan kawasan dan penanganan sampah di kawasan Pasar Angke, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Kamis (21/5/2026).
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Jakarta Barat dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Dalam kegiatan tersebut, Iin didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Barat Imron Sahrin. Hadir pula Camat Tambora Pangestu Aji, Lurah Jembatan Lima Ghozali, serta perwakilan PT KAI, PT Makindo, dan Forum CSR
.Rapat membahas penataan kawasan secara terintegrasi sekaligus pengelolaan sampah melalui kolaborasi lintas sektor. Menurut Iin, penataan kawasan di Jembatan Lima merupakan tindak lanjut dari kegiatan kerja bakti yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah tersebut.
Ia menilai kawasan Tambora memiliki potensi besar meski berada di wilayah dengan keterbatasan lahan dan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi.“Penataan kawasan harus dibangun melalui kesamaan persepsi dan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, PT KAI, dunia usaha maupun masyarakat,” ujar Iin
.Ia juga berharap keberadaan PT KAI di Jakarta Barat tidak hanya memberikan manfaat dari sisi transportasi, tetapi turut mendukung pengembangan kawasan di sekitar lintasan kereta.
Selain penataan kawasan, rapat juga membahas rencana kerja sama pengelolaan sampah bersama PT Makindo. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi persoalan sampah di wilayah Tambora yang memiliki keterbatasan lahan pembuangan
.Iin mengatakan pengelolaan sampah diharapkan dapat dimulai dari sumbernya melalui pemilahan sampah organik dan anorganik. Pemerintah menargetkan pengurangan residu sampah secara bertahap hingga mencapai 20 hingga 30 persen.
Sementara itu, sisa sampah lainnya direncanakan dikelola melalui pengolahan kompos, bank sampah, dan daur ulang yang dapat mendukung ekonomi sirkular masyarakat
.Pemkot Jakarta Barat juga mendorong keterlibatan Forum CSR sebagai wadah kolaborasi pelaku usaha untuk mendukung pembangunan kawasan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Jakarta Barat.
