Kegiatan upacara peringati Hari Santri Nasional tahun 2025 di Kantor Bupati Kotim. (Fauji/Supersemar News)

SAMPIT, Supersemar News – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati Kotim, yang dipimpin langsung oleh Bupati Kotim Halikinnor, pada Rabu 22 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotim, dan 14 Pondok Pesantren (Ponpes) di Sampit.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan. “Kita bersyukur telah selesai melaksanakan upacara peringatan hari santri tahun 2025. Sebagaimana tema “Santri Mengawal Indonesia”. Karena dari dulu banyak pejuang-pejuang dulu justru dari pondok pesantren yang merebut kemerdekaan, bahkan mempertahankan kemerdekaan,“ kata Bupati.

“Santri sekarang ataupun ponpes tidak seperti dulu lagi. Kalau dulu pemahamannya di pondok pesantren pasti jadi ustaz, imam, guru mengaji atau guru agama. Sekarang tidak, santri banyak yang jadi astronaut, bahkan ada juga jadi dokter, arsitek, dan bidang lainnya,“ ucapnya.

Selanjutnya, orang yang bersekolah di ponpes, otomatis akan mendapat dua ilmu. Yang pertama dia ilmu agama, kedua juga ilmu pengetahuan umum. Santri sekarang bukan hanya ilmu agama, akan tetapi ilmu pengetahuan umum juga didapat.

Bupati Kotim juga berharap, dengan santri-santri bisa mengawal Republik ini, dan melalui pondok-pondok pesantren inilah akan lahir nanti generasi penerus kita di tahun 2045 mencapai Indonesia Emas, sehingga memberikan contoh yang baik.

“Santri sangat berperan bagi pembangunan daerah. Salah satu contoh dengan adanya banyak santri kenakalan akan berkurang. Ini akan menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,“ pungkasnya.

(Fauji/Supersemar News)