
JAKARTA, Supersemar News – Belum genap setahun menjadi Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara), Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mendapat penugasan baru sebagai Kapolda Sumatera Barat (Sumbar).
Profil jenderal bintang dua itu dibahas di artikel ini. Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi dan rotasi terhadap sejumlah jabatan perwira tinggi (pati) Polri.
Mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram bernomor ST/960/V/KEP/2026 tertanggal 7 Mei 2026 tersebut di antaranya dilakukan terhadap 9 kepala kepolisian daerah (kapolda), termasuk Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Djati menjadi Kapolda Sumbar menggantikan Irjen Pol Gatot Tri Suryanta yang dimutasi sebagai Pati Lemdiklat Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan, mutasi jabatan merupakan bagian dari proses pembinaan karier dan penguatan organisasi di tubuh Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” kata Johnny dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Johnny menambahkan, pergantian jabatan di lingkungan Polri juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Polri terus berkomitmen melakukan regenerasi kepemimpinan dan penguatan organisasi agar semakin adaptif, profesional, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.” Profil Djati Wiyoto Abadhy Djati Wiyoto Abadhy lahir pada 3 Agustus 1969.
Djati merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991 alias teman seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Djati berpengalaman dalam bidang intelijen. Sebelum ditunjuk menjadi Kapolda Sumbar, dia menjabat Kapolda Kaltara sejak Agustus 2025.
Sebelum bertugas di Kaltara, Djati merupakan Wakapolda Metro Jaya sejak 3 Juli 2024. Dia menggantikan Irjen Pol Suyudi Ario Seto yang menjabat Kapolda Banten.
Djati juga pernah dipercaya menduduki jabatan penting lainnya, antara lain Wakapolda Kalimantan Timur (2024), Dirkamsus Baintelkam Polri (2021), Dirintelkam Polda Jawa Tengah (2020), dan Dirintelkam Polda Riau (2014).
