JAKARTA, Supersemar News – Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Suyudi Ario Seto kini merupakan Jenderal Bintang Tiga termuda saat ini.

‎Selain itu, Suyudi Ario Seto juga merupakan alumni Akademi Polisi atau Akpol 1994 pertama yang menyandang gelar Komjen.

‎Sebagai informasi, Komjen atau Komisaris Jenderal adalah Perwira Tinggi (Pati) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) Polri yang setara dengan Letnan Jenderal, Laksamana Madya, atau Marsekal Madya di TNI.

‎Komjen memiliki tanda pangkat tiga bintang emas.

‎Posisi Komjen merupakan posisi tertinggi kedua dan berada di bawaj Jenderal Polisi atau bintang empat.

‎Jenderal Bintang Tiga Termuda Saat Ini

‎Dilansir Tribun Timur, Komjen Suyudi Ario Seto merupakan Jenderal Bintang Tiga paling muda saat ini.

‎Komjen Suyudi Ario Seto lahir 14 Juli 1973.

‎Hal ini berarti, per hari ini Komjen Suyudi Ario Seto, Selasa (7/4/2026), 52 tahun 8 bulan 24 hari.

Komjen Suyudi Ario Seto diketahui adalah alumni Akpol 1994 pertama menyandang pangkat Komjen.

‎Komjen Suyudi Ario Seto dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025) lalu.

Komjen Suyudi Ario Seto memiliki nama dan gelar lengkap Komisaris Jenderal Polisi

Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.SI .

‎Kehidupan Pribadi

‎Komjen Suyudi Ario Seto adalah Jenderal Polisi kelahiran Jakarta.

‎Suyudi Ario Seto lahir pada 14 Juli 1973.

‎Komjen Suyudi Ario Seto menikah dengan Dewi Yuali yang akrab disapa Uwi.

Keduanya dikaruniai 2 orang anak.

Pendidikan

‎Komjen Suyudi Ario Seto adalah alumni Akademi Polisi 1994.

‎Saat di Akpol, Komjen Suyudi Ario Seto diketahui merupakan satu angkatan dengan Ferdy Sambo.

‎Selain sebagai Alumni Akpol 1994, Komjen Suyudi Ario Seto juga menempuh beberapa pendidikan lain seperti :
‎-PTIK
‎-SESPIM
‎-SESPIMTI

Selain itu, Komjen Suyudi Ario Seto juga sudah menyelesaikan pendidikan S-2 Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia (UI).

‎Rekam Jejak

Komjen Suyudi Ario Seto memiliki pengalaman yang malang melintang di dunia kepolisian Tanah Air.

‎Nama Suyudi Ario Seto pernah menduduki beberapa jabatan strategis di Korps Bhayangkara.

‎Komjen Suyudi Ario Seto pernah menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.

‎Lalu ia juga pernah menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu, lanjut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota.

‎Suyudi Ario Seto kemudian menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat.

‎Jabatan berikutnya yang diembannya adalah Kanit Resmob Bareskrim Polri.

‎Dilanjut dengan jabatan Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2011), Kakorsis SPN Lido, Kapolsek Metro Tanah Abang (2012), Kapolsek Metro Penjaringan, dan Kasubbid Paminal Bid. Propam Polda Metro Jaya (2014).

‎Bahkan sosok Suyudi Ario Seto pernah membawa namanya mengisi jabatan Kapolres Majalengka di tahun 2014 dan Kapolres Bogor 2015.

‎Kemudian Suyudi Ario Seto pernah menjadi Wakapolres Metro Jakarta Barat tahun 2016 dan Kapolresta Bogor Kota di tahun yang sama.

‎Nama Suyudi Ario Seto kian dikenal pada tahun 2017 ketika dirinya diamanahkan untuk posisi Kapolres Metro Jakarta Pusat.

‎Masih di tahun yang sama, Suyudi Ario Seto dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri.

‎Di tahun 2019, Suyudi Ario Seto dipercaya sebagai  Dirreskrimum Polda Metro Jaya.

‎Satu tahun kemudian, Suyudi Ario Seto menjadi Wadirtipideksus Bareskrim Polri.

‎Di tahun yang sama, Suyudi Ario Setp kemudian dimutasi menjadi Wadirtipidsiber Bareskrim Polri.

‎Tahun 2020, Suyudi Aryo Seto ditunjuk menjadi Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

‎Suyudi Ario Seto lalu menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya di tahun 2023.

‎Setahun berikutnya Suyudi Ario Seto, naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal atau Brigjen menjadi Irjen (Inspektur Jenderal) karena dutus untuk menjabat sebagai Kapolda Banten.

‎Lalu, Suyudi Ario Seto ditunjuk untuk menggantikan posisi Irjen Abdul Karim yang menjabat sebagai Kadiv Propam.

‎Hingga akhirnya pada 25 Agustus 2025, Suyudi Ario Seto mengemban posisi sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (Kepala BNN).